Follow FansPage
Berita Tren
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
No Result
View All Result
Berita Tren
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Bagaimana Kesultanan Banten Mendapatkan Lada? Simak Jawaban dan Penjelasan Lengkapnya

by Kris Dwi Antara
Mei 16, 2023
in Pendidikan
0
0
SHARES
146
VIEWS

BERITA TREN – Banten merupakan pusat perdagangan dan perkebunan lada yang paling besar yang ada di Pulau Jawa, hal tersebut bahkan terjadi ketika Banten masih sebagai bagian dari Kerajaan Sunda.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lada adalah bahan rempah yang paling banyak diminati pada saat itu oleh orang-orang Eropa sehingga banyak pedagang asing yang datang ke Nusantara untuk mendapatkan lada.

Kesultanan Banten mendapatkan lada dari budidaya yang terdapat di daerah pedalaman.

Baca Juga: Menurutmu Mengapa Dipilih Burung Garuda Sebagai Lambang Negara? Begini Referensi Jawabannya

Saat Kesultanan Banten berada dalam puncak kejayaan, petani komersial yang bertani pada saat itu juga menjadi penanam lada tradisional.

Sehingga pada masa Kesultanan Banten, Banten dikenal sebagai penghasil lada yang mampu mengirim banyak lada setiap tahun.

Kebun-kebun yang terdapat di Banten telah menghasilkan lada yang banyak diekspor, selain itu produksi lada juga dihasilkan dari kebun-kebun lada di Pulau Sumatra, Bengkulu, dan Palembang yang masih berada dibawah kekuasaan Kesultanan Banten.

Baca Juga: Spesifikasi Samsung Galaxy S23 Ultra, Kamera Besar dengan Chipset Canggih, Siapa Berani Coba?

Kesultanan Banten yang sangat aktif dalam menjalin kerjasama menjadikan Lampung sebagai pemasok lada yang cukup besar untuk Banten.

Lampung memberikan sekitar 90 persen kebutuhan lada untuk Banten pada tahun 1663.

Lada menjadi bagian penting bagi Kesultanan Banten, sehingga banyak petani di Banten mengganti tanaman padi mereka dengan lada untuk menghasilkan nilai ekonomis yang tinggi.

Baca Juga: Rekomendasi Lipstik dari Brand Implora, yang Gak Cuma Murah Tapi Berkualitas dan Buat Bibir Tampak Lebih Fresh

Sebelum lada bisa dikuasai oleh Kesultanan Banten, banyak sekali langkah dan jalan yang ditempuh.

Salah satunya, pedagang di daerah Banten rela datang ke daerah di luar pulau Banten untuk menukar barang dagangan mereka, seperti kain tenun khas Banten untuk mendapatkan lada.

Setelah mengalami peningkatan yang cukup signifikan terkait produksi lada yang melimpah di Banten, akhirnya produksi lada menurun akibat kondisi politik yang dialami Kesultanan Banten.

Baca Juga: Geger! Pendakwah Kontroversial Habib Bahar bin Smith Ngaku Ditembak Orang Tak Dikenal, Polres Bogor Bentuk Tim

Kejayaan Kesultanan Banten mulai sirna sejak Banten dikuasai oleh monopoli perdagangan VOC.

Lada yang ada di Banten tidak dibeli oleh VOC, selain itu VOC mulai melarang kapal-kapal asing untuk berlabuh di Banten.

Dengan perbuatan VOC terhadap Banten, harga lada di pasar Banten menurun sangat pesat.

Baca Juga: Sudah Hadir! Samsung Galaxy S23 Ultra Limited Edition Memiliki Harga Terjangkau

Masalah internal seperti perebutan kekuasaan dan perang saudara juga membuat Kesultanan Banten menjadi wilayah kekuasaan Belanda.

***

 

Tags: BantenKesultanan Bantenlada

Berita Terkait

Ilustrasi perburuan peneliti kecerdasan buatan oleh perusahaan teknologi
Pendidikan

Perusahaan Teknologi China Incar Mahasiswa AI Sebelum Lulus dengan Kompensasi Rp 2,6 Miliar

by Kris Dwi Antara
Agustus 10, 2026
Kunjungan pejabat Kementerian Sosial dalam persiapan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi di Banten
Pendidikan

Kemensos Gelar MPLS Sekolah Rakyat di Banten, Sediakan Pendidikan Berasrama Gratis

by Aditya Saputra
Agustus 8, 2026
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat menerima laporan progres pembangunan Sekolah Rakyat dari pimpinan daerah di Jakarta
Pendidikan

Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Tiga Daerah

by Rizky Pratama
Agustus 6, 2026
Aktivitas belajar mengajar dan fasilitas sarana pendidikan anak usia dini di Kota Tangerang Selatan.
Pendidikan

Pemkot Tangsel Siapkan Rp4 Miliar untuk Sarana PAUD

by Rina Wijayanti
Agustus 6, 2026
Sesi diskusi dan workshop pengembangan diri dalam acara BISA Future Fest 2026 di Jakarta
Pendidikan

Salam Setara Dorong Pendampingan Pelajar untuk Perluas Akses Kuliah

by Rizky Pratama
Agustus 5, 2026
Next Post

Mengapa Kita Tidak Pantas Melupakan Tanah Air Tercinta Indonesia? Berikut Jawabannya

Leave Comment
  • 4 Khasiat Wirid Sirrullah, Dzatullah, Sifatullah, Wujudullah yang Bisa Kita Ketahui Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angka Keberuntungan Menurut Primbon Jawa Berdasarkan Hari Kelahiran, Cek DISINI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIMAK! Kunci Jawaban WOW Level 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 dan 50

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Biskuit 3D Teka-Teki MPLS atau MOS, Jika penasaran langsung aja deh cek disini..

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Nonton Isekai Meikyuu de Harem wo Episode 1 – 12 Sub Indo, Cek Disini Untuk Link Nonton Anime Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
Berita Tren

© 2026 Berita Tren

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Info Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren

© 2026 Berita Tren