Follow FansPage
Berita Tren
Sabtu, 8 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
No Result
View All Result
Berita Tren
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Teknologi

Danuri Potret Kawah Baru di Bulan Akibat Roket SpaceX

by Rizky Pratama
Agustus 7, 2026
in Teknologi
0
0
SHARES
143
VIEWS

Wahana antariksa Danuri milik Korea Selatan berhasil mengabadikan citra permukaan Bulan yang mengalami kerusakan baru akibat hantaman bagian roket Falcon 9 milik SpaceX. Rekaman visual tersebut menjadi bukti pertama mengenai dampak benturan roket yang terjadi pada Rabu (5/8/2026).

Bagian tahap atas roket SpaceX yang diberi kode objek 2025-010D tersebut diperkirakan menabrak wilayah di antara Kawah Bell dan Kawah Einstein. Peristiwa jatuhnya roket ke permukaan Bulan tersebut terjadi sekitar pukul 06.35 UTC atau 13.35 WIB.

Saat menghantam permukaan Bulan, roket melaju sangat kencang dengan kecepatan sekitar 2,43 kilometer per detik atau melebihi 8.700 kilometer per jam. Benturan keras ini membentuk kawah baru serta membuat area tanah di sekitarnya tampak lebih gelap dari kondisi sebelumnya.

Lembaga riset kedirgantaraan Korea Selatan, Korea Aerospace Research Institute (KARI), mengonfirmasi bahwa wahana Danuri melintas beberapa kali di atas titik benturan. Hal ini memungkinkan para ilmuwan membandingkan secara langsung kondisi permukaan Bulan sebelum dan sesudah tumbukan.

Mengenai proses pengamatan tersebut, pihak KARI menjelaskan bahwa "Danuri memperoleh rekaman sebelum tabrakan dan segera setelah tabrakan, sehingga memungkinkan analisis perubahan yang semata-mata disebabkan oleh benturan," untuk memastikan dampak fisik dari hantaman tersebut.

Sebelum tabrakan terjadi, para astronom memprediksi benturan roket dapat menghasilkan kawah berdiameter antara 17 hingga 40 meter. Kendati demikian, ukuran pasti kawah baru ini masih harus dianalisis lebih lanjut menggunakan citra dengan tingkat resolusi yang lebih tinggi.

Besarnya dimensi kawah dipengaruhi oleh berbagai faktor teknis dan kondisi lingkungan, mulai dari bobot roket, sudut benturan, kecepatan saat menghantam, hingga karakteristik tanah di lokasi tumbukan. Foto perbandingan kondisi awal memanfaatkan data dari Lunar Reconnaissance Orbiter milik NASA yang direkam pada 2015.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Roket yang jatuh tersebut merupakan bagian dari peluncuran misi pendarat Bulan pada Januari 2025. Kala itu, roket Falcon 9 membawa dua wahana pendarat utama, yakni Blue Ghost buatan Firefly Aerospace dan Resilience milik perusahaan Jepang, ispace.

Setelah berhasil melepas kedua pendarat tersebut ke jalurnya, tahap atas roket kehabisan bahan bakar untuk beralih ke orbit pembuangan yang aman atau kembali memasuki atmosfer Bumi. Roket akhirnya terjebak dalam orbit yang sangat lonjong hingga terdorong oleh gaya gravitasi Bumi, Bulan, dan Matahari menuju permukaan Bulan.

Para ahli memastikan bahwa insiden tumbukan roket ini sama sekali tidak membahayakan planet Bumi. Material atau pecahan tanah yang terlontar akibat benturan diperkirakan tidak memiliki energi yang cukup untuk terlempar hingga mencapai Bumi.

Meskipun tidak berbahaya bagi Bumi, peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya penanganan isu sampah antariksa. Seiring meningkatnya aktivitas pengiriman wahana ke Bulan oleh berbagai negara dan perusahaan, pengelolaan roket bekas tanpa kendali menjadi krusial agar tidak terus meninggalkan jejak kerusakan di ruang angkasa.

Tags: Bulanfalcon 9karikawah bellsampah antariksaspacex

Berita Terkait

No Content Available
Next Post

Samsung Galaxy Z Fold 8 Series Resmi Dijual Global, Ini Daftar Harga Lengkap di Indonesia

Leave Comment
  • Bermimpi Jadi Seorang Polisi? Ini Dia Caranya untuk Kalian Para Lulusan SMK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIMAK! Kunci Jawaban WOW Level 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 dan 50

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Nonton Isekai Meikyuu de Harem wo Episode 1 – 12 Sub Indo, Cek Disini Untuk Link Nonton Anime Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angka Keberuntungan Menurut Primbon Jawa Berdasarkan Hari Kelahiran, Cek DISINI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Doa Weton untuk Anak agar menjadi Soleh atau Solehah Arab dan Latin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
Berita Tren

© 2026 Berita Tren

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Info Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren

© 2026 Berita Tren