Kepolisian bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri tengah menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Jumat (7/8/2026) pukul 21.30 WIB dan melahap lantai 11 hingga lantai 16.
Kobaran api di bangunan tersebut akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas pada Sabtu (8/8/2026). Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik untuk memastikan asal mula dan pemicu api.
Kondisi Bangunan Pascakebakaran
Pantauan di lokasi kejadian pada Minggu (9/8/2026) pukul 10.00 WIB menunjukkan tidak ada aktivitas yang berlangsung di dalam gedung. Akses keluar dan masuk ke area bangunan telah dibatasi guna kepentingan penyelidikan.
Petugas telah memasang garis polisi di sekeliling area gedung Bapenda DKI Jakarta. Di saat yang sama, material sisa-sisa kebakaran masih terlihat berserakan di area sekitar lokasi.
Baca Juga: Kementerian Imipas Gelar Fun Walk dan Baksos Sambut HUT Ke-81 RI di Tangerang
Berdasarkan pengamatan di lapangan, salah satu material sisa yang banyak berserakan adalah pecahan kaca. Sementara itu, bagian atas bangunan yang terdampak kebakaran tampak dalam kondisi rusak dan gosong.
Kerusakan parah terlihat pada lantai atas gedung yang terbakar, di mana struktur bangunan sebagian besar tersisa rangka. Selain itu, sejumlah kaca pada jendela di lantai-lantai tersebut tampak hancur.
Olah TKP dan Dugaan Titik Awal Api
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengonfirmasi bahwa penyidik bersama tim Puslabfor Polri telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan ini ditujukan untuk melacak titik awal munculnya api serta mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengindikasikan dugaan sementara bahwa titik awal api berasal dari lantai 11 atau lantai 12. Namun, kepolisian menegaskan kepastian penyebab kebakaran baru akan diumumkan usai seluruh sampel selesai diperiksa.
Baca Juga: Tarif Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Hanya Rp 1 pada 17 Agustus
"Untuk kepastiannya nanti kita akan sampaikan setelah hasil lab selesai, karena tadi ada perbandingan dari sampel yang diambil di lantai 11, 12, 16 tersebut," kata Roby di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).






