Paramount+ dan Alliance Home Entertainment secara resmi mengumumkan jadwal rilis video rumah dalam format fisik untuk film animasi Avatar Aang: The Last Airbender. Pengumuman ini menandai ekspansi penayangan film tersebut ke luar platform siaran digital menyusul pemutaran perdana di layanan streaming pada 25 Juli 2026.
Film epik tersebut dijadwalkan hadir dalam format Blu-ray dan DVD pada 3 November 2026. Selanjutnya, peluncuran edisi 4K Ultra HD SteelBook akan menyusul pada 9 Februari 2027, dengan layanan pemesanan awal atau pre-order yang saat ini sudah dibuka melalui Amazon.
Kebijakan perilisan fisik ini menyusul keputusan Paramount yang membatalkan penayangan teatrikal film Avatar: The Last Airbender yang sedianya dijadwalkan masuk bioskop pada bulan Oktober. Studio tersebut memutuskan melewati penayangan di bioskop setelah David Ellison mengambil alih kepemimpinan serta menyusul kinerja film SpongeBob SquarePants yang kurang maksimal di box office.
Sebelum penayangan perdananya, film berdurasi penuh ini sempat mengalami kebocoran di media sosial pada bulan April 2026. Awalnya, pelaku pembocoran mengeklaim bahwa pihak Nickelodeon secara tidak sengaja mengirimkan film tersebut melalui surel. Namun, penyelidikan lebih lanjut mengonfirmasi kecurigaan bahwa pelaku telah mengakses server media dan mengunduh berkas-berkas tersebut secara ilegal.
Baca Juga: AMC Theaters Luncurkan Label Distribusi Film Leawood Films
Akibat insiden kebocoran tersebut, Paramount memutuskan untuk meluncurkan film animasi ini di layanan streaming Paramount+ beberapa bulan lebih awal dari jadwal semula. Keputusan percepatan rilis ini sempat memicu kemarahan para penggemar yang sebelumnya menantikan penayangan film tersebut di layar lebar dengan alasan penganggaran.
Sinopsis dan Respons Kritikus
Berdasarkan sinopsis resmi film, kisah tersebut berfokus pada sosok Avatar Aang yang telah beranjak dewasa sebagai pengendali udara terakhir di dunia. "Avatar Aang, the world's last Airbender, is all grown up. He learns of an ancient power that could save his culture from extinction. With the help of his friends, the Last Airbender embarks on a global quest to find it before it falls into the wrong hands and upends the peace they sacrificed everything to achieve," demikian kutipan sinopsis resmi tersebut.
Terlepas dari berbagai hambatan distribusi yang dialami, film ini berhasil meraup sambutan positif secara luas sejak kemunculannya di ranah digital. Hingga kini, film tersebut mencatatkan skor Tomatometer sebesar 90 persen serta perolehan penilaian penonton Popcornmeter mencapai 99 persen di situs ulasan Rotten Tomatoes.
Proyek film ini disutradarai oleh Lauren Montgomery serta diproduksi oleh para pencipta waralaba aslinya, yakni Michael Dante DiMartino dan Bryan Konietzko. Jajaran pengisi suara yang membintangi film ini meliputi Eric Nam sebagai Aang, Steven Yeun sebagai Zuko, Dave Bautista sebagai Tagah, Jessica Matten sebagai Katara, Román Zaragoza sebagai Sokka, serta Dionne Quan sebagai Toph.
Baca Juga: Arah Karier Tom Cruise Usai Era Mission: Impossible






