Vivian Kubrick dengan tegas menyatakan bahwa ia pasti akan mengetahui jika ada potongan durasi selama 20 menit yang dihilangkan dari film Eyes Wide Shut (1999). Isu tersebut selama ini kerap dikaitkan dengan narasi yang menghubungkan kelompok rahasia elit dalam film dengan jaringan perdagangan seks Jeffrey Epstein.
Pernyataan itu disampaikan melalui akun media sosial X pada hari Senin. Dalam unggahannya, Vivian memutuskan untuk memberikan tanggapan terbuka mengenai spekulasi yang telah beredar luas selama bertahun-tahun di kalangan publik.
Penjelasan Kebijakan Pemusnahan Outtakes
Sebagai latar belakang, Vivian memaparkan bahwa mendiang ayahnya selalu menghancurkan seluruh materi rekaman sisa atau outtakes setelah sebuah film rampung. Langkah tersebut dilakukan secara konsisten khusus untuk mencegah pihak studio melakukan penyuntingan ulang atau merilis versi alternatif di kemudian hari.
Walaupun mengakui dirinya tidak berada di lokasi kejadian pada 30 jam pertama setelah kematian ayahnya karena harus terbang dari Los Angeles ke Inggris untuk menghadiri pemakaman, Vivian tetap yakin bahwa dirinya akan mengetahui informasi penting terkait perubahan film.
Baca Juga: NEON Rilis Trailer Dokumenter Once Upon a Time in Harlem
Perubahan Digital untuk Sensor
Ia menjelaskan bahwa satu-satunya bentuk modifikasi yang ia ketahui pada masa itu adalah penerapan teknologi CGI guna menyamarkan sejumlah ketelanjangan dalam adegan pesta topeng. Penyesuaian tersebut dilakukan demi mengamankan klasifikasi usia R untuk film tersebut.
Sutradara Stanley Kubrick meninggal dunia akibat serangan jantung pada usia 70 tahun pada tanggal 7 Maret 1999. Peristiwa tersebut terjadi hanya berselang beberapa hari setelah ia menayangkan suntingan akhir film Eyes Wide Shut kepada keluarganya serta para pemeran utama.
Arsip Universitas Seni London
Vivian menegaskan bahwa film tersebut telah mencapai tahap picture lock atau penguncian gambar sebelum ayahnya wafat. Ia juga tidak pernah mendengar informasi mengenai penghapusan adegan atau potongan gambar apa pun saat itu.
Saat ini, seluruh materi produksi dan catatan arsip terkait film Eyes Wide Shut berada di bawah kepemilikan Universitas Seni London. Menurut Vivian, pihak institusi tersebut memegang pengetahuan paling komprehensif mengenai arsip karya ayahnya.
Baca Juga: La Trice Verrett Tersingkir di Pekan 8 Big Brother Season 28
Ia menambahkan, seandainya benar-benar ada bagian berdurasi 20 menit yang disingkirkan pascakematian sang sutradara, keberadaan salinan digital, rekaman video, atau negatif mentahnya nyaris tidak mungkin tersisa saat ini. Di sisi lain, ketiadaan arsip fisik tersebut tidak serta-merta membuktikan bahwa potongan adegan tersebut pernah ada.
Hingga kini, tanpa kemunculan bukti yang substansial, Vivian menilai narasi pemotongan durasi 20 menit tersebut murni merupakan sebuah teori konspirasi belaka alih-alih fakta yang terbukti secara hukum.
Setelah masa berduka mulai mereda, ia mengaku terlibat secara intensif dan memegang tanggung jawab penuh dalam melindungi serta mengawal karya-karya peninggalan ayahnya.






