BERITA TREN – Apakah muntah tidak disengaja membatalkan puasa atau tidak, begini penjelasannya.
Warnanet khususnya umat Islam masih banyak yang belum tahu apakah muntah tidak disengaja membatalkan puasa atau tidak.
Maka dari itu BeritaTren.com akan memberikan informasi terait dengan apakah muntah tidak disengaja membatalkan puasa atau tidak.
Puasa merupakan salah satu kewajiban yang harus dijalankan umat Muslim bagi yang mampu khususnya dibulan Ramadhan.
Hal ini sudah tercantum di Al Qur’an Surat Al Baqarah Ayat 183:
ÙÙ°ÙØ§ÙÙÙÙÙÙØ§ اÙÙÙØ°ÙÙÙÙ٠اٰ٠ÙÙÙÙÙØ§ ÙÙØªÙب٠عÙÙÙÙÙÙÙÙ Ù Ø§ÙØµÙÙÙÙØ§Ù Ù ÙÙÙ ÙØ§ ÙÙØªÙب٠عÙÙÙ٠اÙÙÙØ°ÙÙÙÙÙ Ù ÙÙÙ ÙÙØ¨ÙÙÙÙÙÙ Ù ÙÙØ¹ÙÙÙÙÙÙÙ Ù ØªÙØªÙÙÙÙÙÙÙÙÛ – ١٨٣
Arab-Latin: YÄ ayyuhallażīna Ämanụ kutiba ‘alaikumuá¹£-á¹£iyÄmu kamÄ kutiba ‘alallażīna ming qablikum la’allakum tattaqụn
Baca Juga: Puasa Kafarat: Menebus Dosa Kesalahan, Ini Hukum dan Syaratnya yang Wajib Dipatuhi dalam Agama Islam
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Hal ini tentu membuat semua umat Muslim yakin bahwasanya berpuasa untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT.
Lalu pertanyaannya adalah apakah muntah tidak disengaja membatalkan puasa? Jawabannya adalah Tidak.
Sesuai dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang muntah menguasainya (muntah tidak sengaja) sedangkan dia dalam keadaan puasa, maka tidak ada qadha’ baginya. Namun apabila dia muntah (dengan sengaja), maka wajib baginya membayar qadha’.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi).
Semoga penjelasan terkait dengan muntah yang tidak sengaja diatas bisa mencerahkan, semoga bermanfaat terimakasih.
***







