BERITA TREN – Khusus untuk kurban lebih baik kambing atau domba. Karena kambing dan domba termasuk hewan Bahiimatul al-An’aam
Dalam surat Al Hajj ayat 34, hewan kurban adalah hewan Bahiimatul al-An’aam. Hewan Bahiimatul al-An’aam merupakan hewan ternak.
Hewan golongan Bahiimatul al-An’aam adalah sapi, unta, kerbau, kambing, dan domba.
Baca Juga: Hewan Apa Saja yang Boleh Dijadikan Sebagai Kurban di Hari Raya Idul Adha? Ini Dia Jawabannya!
Untuk kurban lebih baik kambing atau domba jika kurban personal. Namun kambing juga bisa jadi kurban untuk 1 keluarga. Sedangkan untuk kurban 7 orang bisa menyembelih unta, sapi atau kerbau.
Jenis kambing yang layak untuk kurban adalah kambing gibas jantan putih bertanduk. Sedangkan kambing yang cacat dan sakit tidak sah untuk dikurbankan. Khusus hewan kurban patah tanduk masih sah untuk dikurbankan.
Untuk kurban lebih baik kambing atau domba yang berumur 1 tahun hingga memasuki umur 3 tahun. Khusus kambing kurban berusia 2 hingga 3 tahun. Sedangkan domba kurban berusia 1 hingga 2 tahun.
Baca Juga: PENTING! Ikuti Tips Memilih Hewan Kurban untuk Hari Raya Idul Adha, Nomor 4 Jadi Sorotan
Hewan kurban yang gemuk lebih utama dari yang kurus. Hewan kurban berwarna putih lebih utama dari warna lain. Khusus untuk unta kurban, usianya harus 5 tahun. Unta bisa dikurbankan untuk 7 hingga 10 orang. Sedangkan kerbau kurban harus berusia 2 tahun.
Untuk kurban lebih baik kambing atau domba dalam kondisi sehat dan gemuk.
Syarat Hewan Kurban
Adapun syarat hewan kurban di Idul Adha, terdapat beberapa kriteria yang umumnya harus dipenuhi. Namun, peraturan dan syarat dapat berbeda-beda tergantung pada aturan yang berlaku di negara atau wilayah masing-masing. Berikut adalah beberapa syarat umum yang biasanya berlaku:
Baca Juga: Syarat Hewan Kurban adalah Diutamakan Kambing yang Berumur, Cek 3 Ketentuan Hewan Kurban di Sini!
Jenis Hewan
Hewan kurban yang umumnya diperbolehkan adalah sapi, kambing, atau domba. Jenis hewan yang diperbolehkan dapat bervariasi tergantung pada budaya dan tradisi lokal.
Kondisi Hewan
Hewan kurban harus dalam keadaan sehat, tanpa cacat fisik yang signifikan atau penyakit yang berpotensi menular kepada manusia. Hewan yang sakit atau cacat biasanya tidak diizinkan untuk dikurbankan.
Usia Hewan
Terdapat batasan usia minimal untuk hewan kurban. Umumnya, hewan kurban harus mencapai usia dewasa atau memiliki ukuran yang memadai agar diperbolehkan untuk dikurbankan.
Persyaratan Kebersihan
Hewan yang akan dikurbankan harus dalam keadaan bersih dan terawat. Bulu atau rambut pada hewan harus dalam kondisi baik dan tidak terdapat tanda-tanda penyakit kulit yang serius.
Baca Juga: Hewan Apa Saja yang Boleh Dijadikan Sebagai Kurban di Hari Raya Idul Adha? Ini Dia Jawabannya!
Metode Penyembelihan
Hewan harus disembelih sesuai dengan aturan yang ditetapkan dalam agama Islam. Metode penyembelihan harus dilakukan oleh orang yang berkompeten secara teknis dalam penyembelihan hewan kurban dan harus memenuhi prinsip-prinsip penyembelihan yang benar.
Pembagian Daging
Setelah penyembelihan, daging hewan kurban harus dibagi-bagikan kepada yang berhak, termasuk keluarga sendiri, tetangga, dan mereka yang membutuhkan.
Penting untuk dicatat bahwa syarat-syarat ini dapat berbeda dalam praktik di berbagai negara atau budaya. Oleh karena itu, sebaiknya mengacu pada aturan dan panduan yang berlaku di tempat tinggal Anda atau berkonsultasilah dengan otoritas agama setempat untuk mendapatkan informasi yang lebih spesifik. ***







