Follow FansPage
Berita Tren
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
No Result
View All Result
Berita Tren
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Jelaskan Perkembangan Ekonomi pada Masa Demokrasi Terpimpin? Inilah 3 Langkah yang Dilakukan Pemerintah

by Kris Dwi Antara
April 28, 2024
in Pendidikan
0
0
SHARES
144
VIEWS

BERITA TREN – Demokrasi Terpimpin pada masa jabatan Presiden Soekarno di tahun 1959-1965. Jelaskan perkembangan ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin?

Demokrasi Terpimpin adalah suatu sistem demokrasi pemerintahan yang menempatkan segala kebijakan berpusat pada pemimpin negara.

Di masa Demokrasi Terpimpin, kondisi Indonesia baru merdeka dan belum stabil secara politik maupun ekonomi.

Baca Juga: Analisa Rima Puisi Ibu, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA Halaman 268

Dalam catatan sejarah Indonesia, keadaan ekonomi dalam Demokrasi Terpimpin merupakan kondisi paling buruk.

Selain itu, muncul berbagai aksi pemberontakan separatis yang menuntut pemisahan wilayah dari kesatuan Indonesia.

Ada beberapa masalah yang timbul dan harus dihadapi. Seperti ekspor dan investasi merosot, cadangan devisa tipis, inflasi mencapai ratusan persen, dan harga kebutuhan pokok mahal.

Ada beberapa langkah yang diambil pemerintah saat itu. Langkah-langkah tersebut adalah.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Sistem Deterministik? Berikut Definisi dan Contoh dari Sistem Deterministik

 

1. Pembentukan Dewan Perancang Nasional (Depernas)
Tujuan pembentukan dewan ini adalah menyiapkan rancangan undang-undang pembangunan nasional yang berencana serta menilai pelaksanaan pembangunan tersebut.

Dewan ini berisi 50 anggota yang diketuai oleh Mohammad Yamin. Sedangkan pelantikannya dilakukan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 15 Agustus 1959.

 

2. Devaluasi mata uang rupiah
Langkah selanjutnya yang dilakukan pemerintah adalah melakukan devaluasi mata uang rupiah atau menurunkan nilai mata uang.

Selain itu, pemerintah juga melakukan pembekuan semua simpanan di bank-bank yang melebihi Rp25.000.

Baca Juga: Gagal Jalur SNBT tapi Masih Ingin Kuliah di Yogya? Intip Jadwal Seleksi Mandiri UNY 2024

Tujuan kebijakan ini untuk mengurangi banyaknya uang yang beredar di masyarakat demi kepentingan keuangan dan perekonomian negara.

 

3. Deklarasi ekonomi
Langkah lainnya yang diambil pemerintah adalah menyampaikan Deklarasi Ekonomi (Dekon) di Jakarta. Deklarasi ini adalah strategi dasar dalam mengatasi ekonomi Demokrasi Terpimpin.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tujuan utama Deklarasi Ekonomi adalah menciptakan ekonomi nasional yang bersifat demokratis dan bebas dari imperialisme untuk mencapai kemajuan ekonomi.

Waktu itu, tidak mudah untuk mendapatkan bantuan luar negeri, maka pemerintah Indonesia menyatakan bahwa ekonomi Indonesia berpegang pada sistem ekonomi Berdikari (Berdiri di Kaki Sendiri)

Segala upaya sudah dilakukan pemerintah untuk memperbaiki ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin. Meski begitu, upaya tersebut tidak menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Bahkan kondisi ekonomi semakin memburuk karena anggaran belanja semakin meningkat setiap tahunnya dan tidak diimbangi dengan pendapatan negara yang memadai.

Salah satu penyebab pembengkakan anggaran belanja adalah pelaksanaan proyek-proyek mercusuar yang bersifat politis.

Kini sudah terjawab pertanyaan jelaskan perkembangan ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin yang ternyata mengalami penurunan ekonomi karena beberapa hal. Semoga bermanfaat.

***

 

Tags: Demokrasi TerpimpinEkonomiterpuruk

Berita Terkait

Ilustrasi perburuan peneliti kecerdasan buatan oleh perusahaan teknologi
Pendidikan

Perusahaan Teknologi China Incar Mahasiswa AI Sebelum Lulus dengan Kompensasi Rp 2,6 Miliar

by Kris Dwi Antara
Agustus 10, 2026
Kunjungan pejabat Kementerian Sosial dalam persiapan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi di Banten
Pendidikan

Kemensos Gelar MPLS Sekolah Rakyat di Banten, Sediakan Pendidikan Berasrama Gratis

by Aditya Saputra
Agustus 8, 2026
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat menerima laporan progres pembangunan Sekolah Rakyat dari pimpinan daerah di Jakarta
Pendidikan

Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Tiga Daerah

by Rizky Pratama
Agustus 6, 2026
Aktivitas belajar mengajar dan fasilitas sarana pendidikan anak usia dini di Kota Tangerang Selatan.
Pendidikan

Pemkot Tangsel Siapkan Rp4 Miliar untuk Sarana PAUD

by Rina Wijayanti
Agustus 6, 2026
Sesi diskusi dan workshop pengembangan diri dalam acara BISA Future Fest 2026 di Jakarta
Pendidikan

Salam Setara Dorong Pendampingan Pelajar untuk Perluas Akses Kuliah

by Rizky Pratama
Agustus 5, 2026
Next Post

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA Halaman 179-180, Tabel Analisis Puisi Nyanyian Gerimis

Leave Comment
  • 4 Khasiat Wirid Sirrullah, Dzatullah, Sifatullah, Wujudullah yang Bisa Kita Ketahui Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angka Keberuntungan Menurut Primbon Jawa Berdasarkan Hari Kelahiran, Cek DISINI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIMAK! Kunci Jawaban WOW Level 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 dan 50

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Biskuit 3D Teka-Teki MPLS atau MOS, Jika penasaran langsung aja deh cek disini..

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Nonton Isekai Meikyuu de Harem wo Episode 1 – 12 Sub Indo, Cek Disini Untuk Link Nonton Anime Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
Berita Tren

© 2026 Berita Tren

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Info Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren

© 2026 Berita Tren