BERITA TREN – Jika ingin membuat sebuah puisi, maka perlu mengetahui struktur fisik puisi dan struktur batin puisi. Jelaskan yang dimaksud dengan struktur fisik puisi dan struktur batin puisi?
Puisi merupakan salah satu karya sastra yang memiliki gaya bahasa yang ditentukan oleh Irama, rima, dan penyusunan larik dan bait.
Penulisan puisi harus dilakukan dengan memakai bahasa yang cermat dan pilihan kata yang tepat, sehingga pembacanya memiliki kesadaran akan pengalaman dan bisa memberikan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan pemaknaan khusus.
Baca Juga: Apa Arti Sedimen, Polutan, dan Antropogenik? Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 179
Ketika ingin memahami lebih dalam mengenai puisi, maka perlu memahami unsur fisik dan unsur batin puisi. Berikut ini penjelasannya.
Â
Unsur-Unsur dalam Puisi
Di dalam puisi terdapat dua macam unsur yaitu struktur fisik dan struktur batin.
1. Struktur fisik puisi
Struktur fisik puisi merupakan unsur pembangun puisi yang bisa dilihat secara langsung melalui bentuk susunan kata-katanya.
Struktur fisik puisi terdiri atas diksi gaya bahasa, imaji, kata konkret, rima, dan tipografi.
Baca Juga: Perbedaan Kedua Teks dari Bahasa, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 162
Gaya bahasa disebut juga dengan majas, adalah pemakaian bahasa yang bisa menghidupkan atau meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu dalam puisi.
Sedangkan imaji adalah kata atau rangkaian kata yang bisa mengungkapkan pengalaman panca indra.
Kata konkret bisa ditangkap dengan indra yang memungkinkan muncul imajinasi. Biasanya kata konkret ini berhubungan dengan kiasan atau lambang.
Adapun Rima adalah persamaan bunyi pada puisi baik di awal, tengah, atau akhir baris puisi.
Tipografi atau perwajahan puisi merupakan bentuk puisi. Tipografi bisa berkaitan dengan penyampaian makna puisi.
Baca Juga: Kunci Jawaban Tema 8 kelas 3 SD halaman 89, Arti Tunas Kelapa dalam Pramuka
2. Struktur batin puisi
Struktur batin puisi merupakan struktur pembangun puisi dari dalam. Struktur batin puisi terdiri atas rasa, tema, nada, dan amanat.
Rasa atau feeling merupakan sikap dunia terhadap pokok permasalahan yang diangkat dalam puisi.
Tema adalah pokok persoalan yang disampaikan penyair dalam puisinya. Tema bisa diketahui ketika pembaca sudah merampungkan bacaannya.
Sedangkan nada merupakan Sikap penyair terhadap pembaca dalam puisi.
Struktur batin puisi yang terakhir adalah amanat yang merupakan pesan atau tujuan penyair yang ingin disampaikan kepada pembacanya melalui puisi.
Kini terjawab sudah pertanyaan jelaskan yang dimaksud dengan struktur fisik puisi dan struktur batin puisi.
***







