Follow FansPage
Berita Tren
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
No Result
View All Result
Berita Tren
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Mengapa butir pertama dalam piagam jakarta diganti menjadi ketuhanan yang maha esa? simak selengkapnya..

by Kris Dwi Antara
Agustus 20, 2023
in Pendidikan
0
0
SHARES
149
VIEWS

BERITA TREN – Berikut ini adalah alasan mengapa butir pertama dalam piagam jakarta diganti menjadi ketuhanan yang maha esa.

Penjelasan mengenai mengapa butir pertama dalam piagam jakarta diganti menjadi ketuhanan yang maha esa ini bisa kita jadikan tambahan wawasan.

Maka dari itu simak sampai habis penjelasan mengenai mengapa butir pertama dalam piagam jakarta diganti menjadi ketuhanan yang maha esa dibawah ini.

Baca Juga: Mengapa pemanasan global juga berdampak pada penurunan hasil tangkapan ikan oleh para nelayan

Piagam Jakarta adalah dokumen historis dalam perjalanan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

Awalnya, Piagam Jakarta berisi lima sila yang menjadi dasar negara, dengan butir pertama berbunyi “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.

Namun, butir ini kemudian diubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Baca Juga: Mengapa mind map digital lebih disukai daripada mind map tradisional? begini penjelasan lengkapnya

Ada beberapa alasan mengapa terjadi perubahan ini:

1. Keragaman Agama dan Keyakinan di Indonesia

Indonesia adalah negara dengan keragaman agama dan kepercayaan.

Meskipun Islam adalah agama mayoritas, masih ada banyak warga negara yang memeluk agama lain seperti Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu, dan kepercayaan lainnya.

Baca Juga: Jelaskan maksud dari fleksibilitas sebagai salah satu indikator keberhasilan manajemen produksi, cek disini..

Menggunakan frasa “kewajiban menjalankan syariat Islam” dapat menyulitkan bagi non-Muslim dalam menerima konsep tersebut.

2. Pendapat Pemimpin Non-Muslim

Pada saat pembahasan Piagam Jakarta, beberapa pemimpin non-Muslim menyatakan keberatan atas butir pertama yang mengacu spesifik pada syariat Islam.

Baca Juga: Mengapa difusi termasuk transpor pasif sedangkan endositosis termasuk transpor aktif? simak penjelasannya

Mereka khawatir hal ini akan mengesampingkan hak dan kebebasan pemeluk agama lain di Indonesia.

3. Pertimbangan Persatuan dan Kesatuan

Dalam rangka mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa yang baru merdeka, sangat penting bagi pendiri bangsa untuk memastikan bahwa semua elemen masyarakat merasa diakui dan dilindungi oleh konstitusi dan dasar negara.

Dengan mengubah butir pertama menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”, semangat inklusivitas dan toleransi antaragama diharapkan dapat lebih ditekankan.

Baca Juga: MURAH! Spesifikasi Laptop Advan WorkPro Terbaru, Harga 5 Jutaan dengan RAM 8GB dan Intel i5

4. Kesepakatan antara Kelompok Nasionalis dan Islam

Perubahan butir pertama Piagam Jakarta merupakan hasil dari kompromi antara kelompok nasionalis dan kelompok Islam.

Pemimpin-pemimpin nasionalis seperti Soekarno dan Mohammad Hatta ingin memastikan bahwa dasar negara mencerminkan semangat pluralisme, sementara kelompok Islam ingin memastikan bahwa nilai-nilai Islam tetap diakui dalam dasar negara.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud Bunga Sempurna? Berikut Penjelasanya Beserta Contoh Bunganya

5. Ketetapan MPRS No. XX/MPRS/1966

Ketetapan ini mengamanatkan agar Pancasila yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 adalah satu-satunya asas bagi setiap badan hukum di Indonesia.

Ini memperkuat posisi “Ketuhanan Yang Maha Esa” sebagai sila pertama Pancasila, tanpa tambahan mengenai kewajiban syariat bagi pemeluk-pemeluknya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Baca Juga: Ada Berapa Metode Brainstorming? Ada 10 Metode yang Mempunyai Teknik Berbeda Namun Tujuan yang Sama Wajib Tahu

Dengan perubahan tersebut, Indonesia mengakui keberagaman agama dan kepercayaan yang ada di dalamnya dan berkomitmen untuk melindungi hak asasi setiap warganya, tanpa memandang latar belakang agama atau kepercayaan.

***

Tags: Ketuhanan Yang Maha EsaPiagam Jakarta

Berita Terkait

Tabel infografis rincian daftar gaji PPPK 2025 untuk Golongan I hingga XVII yang akan cair pada bulan Oktober sesuai Perpres
Pendidikan

Sah! Daftar Gaji PPPK 2025 Semua Golongan, Pencairan Mulai Oktober

by Rizky Pratama
September 16, 2025
Infografis urutan lengkap tahapan seleksi CPNS 2026 yang wajib diketahui calon pelamar
Pendidikan

Wajib Tahu! Ini 9 Tahapan Seleksi CPNS 2026 yang Harus Dipahami

by Siti Nurhaliza
September 16, 2025
Infografis 3 jenjang karier PPPK Paruh Waktu dan jenis tunjangan sesuai UU ASN No. 20 Tahun 2023
Pendidikan

Kabar Baik! UU ASN Tetapkan 3 Jenjang Karier PPPK Paruh Waktu, Ini Rincian Tunjangannya

by Ahmad Fauzi
September 16, 2025
Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas memberikan keterangan pers mengenai persiapan formasi CPNS 2026 di Jakarta
Pendidikan

Sinyal Dibuka! Instansi Mulai Ajukan Formasi CPNS 2026, MenPAN-RB Tunggu Arahan Presiden

by Aditya Saputra
September 16, 2025
ilustrasi Seorang calon pendaftar sedang menyiapkan dokumen CPNS 2026 di atas meja kerja
Pendidikan

Penting! Ini 7 Dokumen CPNS 2026 yang Wajib Kamu Siapkan dari Sekarang

by Kris Dwi Antara
September 16, 2025
Next Post

Ada berapa kabupaten dan kota di provinsi lampung? sebutkan! berikut ini daftar nama kota dan kabupatennya

Leave Comment
  • Link Nonton Isekai Meikyuu de Harem wo Episode 1 – 12 Sub Indo, Cek Disini Untuk Link Nonton Anime Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TERJAWAB SUDAH! Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 192, Menuliskan Ungkapan yang Lebih Santun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIMAK! Kunci Jawaban WOW Level 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 dan 50

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panduan Lengkap Perbedaan Barcode Solar Subsidi dan Industri Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kunci Jawaban PKN Kelas 8 Halaman 29, Membuat Tabel Bagan Hubungan Isi Proklamasi Kemerdekaan dan UUD 1945

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
Berita Tren

© 2026 Berita Tren

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Info Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren

© 2026 Berita Tren