Follow FansPage
Berita Tren
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
No Result
View All Result
Berita Tren
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Internasional

Bentrok Warnai Aksi Orang Tua Siswa di California Amerika Serikat, Tolak Sekolah Berlakukan Kurikulum LGBTQ+

by Kris Dwi Antara
Juni 11, 2023
in Internasional
0
0
SHARES
146
VIEWS

BERITA TREN – Kurikulum yang mempromosikan LGBTQ+ di sekolah telah menjadi topik hangat di seluruh Amerika Serikat, aksi penolakan dari orang tua siswa mulai bermunculan dimana-mana.

Dikabarkan dari Montgomery, sekolah Montgomery County Public Schools (MCPS) di Rockville, Maryland, Amerika Serikat pun tak luput diluruk aksi protes para orang tua siswa yang menolak pelajaran yang mempromosikan LGBTQ+.

Demo anti LGBTQ+ (lesbian, gay, biseksual, transgender, queer, dan lainnya) yang digelar Family Rights for Religious Freedom and Moms for Liberty di sekolah MCPS pada Selasa (06/06/2023) itu menarik banyak Muslim dan Kristen di Amerika Serikat.

Baca Juga: Suka Duka Perjalanan Transmigrasi Warga PATRI Asal Klaten ke Takengon Aceh, ‘Mimpi Yang Jadi Kenyataan’

Mereka meneriakkan “lindungi anak-anak kita” dan “kebebasan beragama sekarang”.

Di tempat dan waktu yang sama, muncul massa tandingan dari belasan orang yang mendukung pengajaran kurikulum inklusif LGBTQ+. Mereka meneriakkan “lindungi anak-anak transgender” dan “sekolah sekuler!”

Demonstrasi penolakan LGBT para orang tua siswa di sejumlah sekolah yang kian marak terjadi di Amerika Serikat ini, diantaranya karena mereka menolak beberapa buku inklusif LGBTQ+, seperti “Pride Puppy dan Love, Violet” ditambahkan dalam kurikulum. 

Gerakan penolakan ini bahkan dilakukan dengan memboikot peredaran barang-barang LGBTQ+ yang dipasarkan untuk anak-anak sebagai bagian dari rangkaian Pride Month.

Dilansir dari unggahan akun YouTube @daily.com oleh BeritaTren.com, orang tua di California mulai kesal dengan kaum Pelangi.

Baca Juga: Tubaba Raih Juara Umum Fashion Show Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXIV di Provinsi Lampung Tahun 2023

Bentrok dua kubu berbuntut baku hantam terjadi di Glendale Unified School District (GUSD), California. Ketika orang tua di sana berusaha melindungi anak-anak mereka dari kaum Pelangi, hingga akhirnya kepolisian bertindak turun tangan, Selasa (06/06/2023).

Video yang diposting di media sosial tersebut menunjukkan dua kubu demonstran yang saling bertentangan, tampak diantaranya sambil melambai-lambaikan plakat dan spanduk bertuliskan slogan-slogan tuntutan.

Dilaporkan saat kejadian, Dewan Glendale Unified School District sedang bertemu untuk membahas pengakuan Juni sebagai Pride Month (Bulan Kebanggaan). 

Bulan Juni merupakan momen penting buat kaum Pelangi alias komunitas LGBT. Ini mengingatkan, dimana komunitas LGBT di dunia pernah berkumpul untuk mendeklarasikan komunitas, merayakan kebebasan untuk menjadi diri mereka sendiri. 

Pemilihan bulan Juni ini menurut versi mereka adalah untuk memberi penghormatan, saat terjadi pemberontakan Stonewall pada Juni 1969 di New York City, Amerika Serikat.

Baca Juga: Mengerikan! Gentayangan di Jalan dan Sudut Kota, Potret Bebas Narkoba Philadelphia Berubah Jadi ‘Kota Zombie’

Peristiwa ini yang disebut-sebut sebagai pemicu awal gerakan hak-hak kaum gay modern.

Beberapa tahun terakhir, demonstrasi penolakan pada kaum Pelangi ini kian marak di beberapa belahan dunia.

Di Benua Hitam Afrika, Presiden Republik Uganda, Yoweri Museveni, telah menandatangani undang-undang yang mengesahkan hukuman mati bagi tindakan seks kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Langkah yang dilakukan Republik Uganda, sebuah negara di Afrika Timur, yang dijuluki “Mutiara Afrika” oleh Winston Churchill ini, dikecam keras Kantor Hak Asasi Manusia PBB, dan disebutnya sebagai aturan kejam.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Rusia tak kalah melangkah, negara federasi bersistem semi-presidensial yang berbentuk republik konstitusi yang terletak di sebelah timur Eropa dan sebelah utara Asia setahun lalu sudah memutuskan menolak praktek LGBT.

Baca Juga: Panik, Jepang Terancam Punah Akibat Turunnya Populasi, Generasi Muda Emoh Punya Anak. Akibat Resesi Seks?

Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada 5 Desember 2022 telah meneken untuk pengesahan berlakunya undang-undang anti-LGBT di Rusia, sepekan setelah parlemen Rusia meloloskan RUU anti-LGBT tersebut. 

Undang-undang luar biasa ini mengancam warga Rusia yang melanggar dengan denda hingga setara Rp 103 juta.

Beberapa waktu lalu, Malaysia dan Indonesia juga diramaikan dengan aksi penolakan konser Coldplay, band asal London yang disebut-sebut sebagai grup musik pendukung komunitas LGBT. 

Dalam pertunjukannya, vokalis Coldplay kerap membawa simbol warna-warni yang diidentikkan dengan pelangi, spanduk dan bendera pelangi pun kerap muncul dalam konser-konsernya. 

Saat ini, di beranda media sosial banyak berseliweran unggahan video pencerahan berbahasa Indonesia yang dilakukan oleh beberapa pendeta Nasrani, tentang perlunya penolakan terhadap kaum LGBTQ+.

Baca Juga: Didiagnosa Penyakit Langka, Ini Dia Kabar Terkini Penyanyi Lawas Terkena Celine Dion yang Rilis Lagu Baru!

Salah satunya oleh Pendeta Mell Atock yang diunggah akun @zeeychan. Pendeta Mell Atock bangga dan bersyukur Indonesia mayoritas Islam, kelompok yang paling tegas dan berani menentang kaum liberal yang ingin melegalkan LGBT. 

Rohaniawan Kristen asal Kupang ini adalah salah satu pendeta yang cukup populer di Indonesia. Khotbah-khotbah Pendeta Mell Atock yang diunggah di medsos disukai banyak orang karena sangat menyentuh dan relevan dengan tren kehidupan hari ini.

Menurut Pendeta Mell Atock, jika tidak ada upaya penolakan dari umat Islam, Indonesia bisa dikuasai kaum liberal, sehingga akan banyak terjadi dan dilegalkan pernikahan sejenis dengan alasan hak asasi manusia.

Baca Juga: CEO Google Peringatkan Risiko dan Pentingnya Regulasi AI Untuk Kesesuaian Nilai-nilai Kemanusiaan

“Mereka berpikir hak asasi manusia bisa menggeser hak Allah. Itu kacau tuh. Pernikahan sejenis yang dilegalkan kini telah banyak terjadi di Australia, Amerika dan Eropa,” kata Pendeta Mell Atock dalam videonya.

Reza Indragiri Amriel, seorang pemerhati anak, ahli psikologi forensik, dan konsultan sumber daya manusia menaruh perhatian khusus terhadap apa yang terjadi di masyarakat terkait kaum Pelangi ini.

Terhubung dengan BeritaTren.com melalui pesan WhatsApp, Reza Indragiri Amriel menulis, menantikan Bu Menteri (Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) bilang, ”Wahai Ayah Bunda, jaga anak-anak dan keluarga besar kita dari bahaya LGBT.” ***

 

Tags: Amerika SerikatCaliforniaLGBTorang tua

Berita Terkait

Internasional

Pemerintah AS Tolak Regulasi Ketat AI di Forum Global G20

by Rizky Pratama
September 2, 2026
Internasional

Trailer Baru LEGO Harry Potter Collection Hadir di Nintendo Switch 2

by Rina Wijayanti
September 2, 2026
Internasional

Enam Zona Misterius Ditemukan di Bagian Bawah Mantel Bumi

by Rizky Pratama
September 1, 2026
Internasional

Operation Jackal IV: Interpol dan 22 Negara Sikat Sindikat Siber Afrika

by Kris Dwi Antara
September 1, 2026
Internasional

Penyelamatan Pekerja PLTA Nepal Terhambat Lumpur dan Kerusakan Parah

by Rizky Pratama
September 1, 2026
Next Post

Tradisi Idul Adha di Belahan Dunia yang Ternyata Tidak Berbeda di Indonesia, Wajib Banget Untuk Dicaritahu!

Leave Comment
  • 4 Khasiat Wirid Sirrullah, Dzatullah, Sifatullah, Wujudullah yang Bisa Kita Ketahui Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angka Keberuntungan Menurut Primbon Jawa Berdasarkan Hari Kelahiran, Cek DISINI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIMAK! Kunci Jawaban WOW Level 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 dan 50

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Biskuit 3D Teka-Teki MPLS atau MOS, Jika penasaran langsung aja deh cek disini..

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Nonton Isekai Meikyuu de Harem wo Episode 1 – 12 Sub Indo, Cek Disini Untuk Link Nonton Anime Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
Berita Tren

© 2026 Berita Tren

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Info Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren

© 2026 Berita Tren