Wilayah perairan Amerika Utara menyimpan spesies ikan air tawar purba bernama sturgeon danau atau lake sturgeon yang mampu tumbuh hingga menyerupai ukuran tubuh manusia, baik dari segi berat maupun tinggi. Spesies ini dikenal memiliki masa hidup yang sangat panjang, bahkan berpotensi mencapai ratusan tahun berdasarkan hasil riset terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Fish Biology.
Scott Colborne, asisten profesor di Departemen Perikanan dan Satwa Liar Michigan State University, menyampaikan bahwa para ilmuwan sebelumnya telah lama mengetahui status ikan tersebut sebagai salah satu pemilik rentang hidup terpanjang di kawasan itu. Namun, penelitian mutakhir menunjukkan bahwa kelompok ikan ini dapat bertahan hidup jauh melampaui estimasi awal.
Sebelumnya, acuan usia 150 tahun bagi ikan sturgeon berakar dari sebuah studi yang dilakukan pada 1963. Kendati demikian, para ahli sempat mempertanyakan apakah angka tersebut mencerminkan rata-rata populasi secara umum atau sekadar batas paling ekstrem dari spesies yang bersangkutan.
Perhitungan usia tradisional umumnya mengandalkan metode penampang melintang duri sirip dengan membaca lapisan tulang pada bagian terdepan sirip dada ikan. Walaupun tergolong teknik langsung, cara ini memiliki kelemahan karena proses resorpsi dapat menghilangkan cincin pertumbuhan pada struktur tulang tersebut.
Baca Juga: Mikroba Bumi Diyakini Mampu Bertahan di Kutub Selatan Bulan
Guna memperoleh wawasan yang lebih dinamis, studi terbaru menerapkan metode tangkap-tandai-tangkap kembali atau capture-mark-recapture. Proses ini menuntut kerja lapangan yang intensif selama beberapa dekade untuk mengumpulkan data peningkatan laju pertumbuhan ikan.
Data lapangan tersebut kemudian diolah menggunakan model prediktif guna memperkirakan laju pertumbuhan serta penurunan kecepatannya seiring berjalannya waktu. Melalui pendekatan ini, para peneliti berhasil mendapatkan estimasi harapan hidup dari lima populasi sturgeon yang mendiami kawasan Great Lakes.
Angka yang dihasilkan dari pemodelan tersebut tergolong sangat mencengangkan bagi dunia sains. Model menunjukkan kisaran usia 90 hingga 279 tahun untuk ikan sturgeon danau jantan dengan ukuran 160 cm, sementara ikan betina berukuran 180 cm diestimasikan dapat hidup antara 99 hingga 427 tahun.
Temuan ini menempatkan ikan sturgeon sebagai kandidat kuat yang mampu menandingi hiu Greenland sebagai spesies ikan dengan umur terpanjang yang tercatat dalam sains. Meski demikian, hiu Greenland masih memegang rekor resmi karena penentuan usianya didasarkan pada penanggalan jaringan tubuh asli, sementara usia sturgeon masih berupa estimasi.
Baca Juga: Komentator Sayap Kanan Milo Yiannopoulos Ditahan ICE di Bandara
Diperlukan riset lanjutan untuk memastikan apakah terdapat populasi sturgeon yang benar-benar dapat melampaui masa hidup hiu Greenland yang mencapai sekitar 400 tahun. Di sisi lain, temuan ini juga memunculkan catatan menarik terkait pengetahuan tradisional masyarakat lokal.
Scott Colborne mengungkapkan bahwa momen paling berkesan baginya adalah ketika ia berdiskusi dengan anggota komunitas adat yang terlibat dalam pengumpulan data jangka panjang. Berdasarkan pengetahuan masyarakat adat setempat, ikan sturgeon danau sejak lama diyakini memang mampu hidup hingga sekitar 400 tahun.
Pendekatan analisis modern yang digunakan para peneliti akhirnya membuktikan kebenaran dari apa yang telah lama dipahami oleh masyarakat adat tersebut. Penelitian ini juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor memegang peranan krusial dalam dunia konservasi.
Kesuksesan pengungkapan data ini tidak mungkin terwujud tanpa adanya komitmen pemantauan jangka panjang yang melibatkan peneliti universitas, komunitas masyarakat adat, serta mitra pemerintah negara bagian.
Baca Juga: Gubernitur Tennessee Usulkan Bandara Nashville Namai Dolly Parton





