Layanan streaming Netflix resmi merilis teaser perdana untuk film epik queer asal Spanyol berjudul La Bola Negra pada 1 September. Peluncuran cuplikan tersebut dilakukan menjelang penayangan teatrikal film tersebut yang dijadwalkan hadir pada musim gugur ini.
Film berdurasi hampir tiga jam ini disutradarai oleh duo sineas Spanyol Javier Calvo dan Javier Ambrossi, yang dikenal sebagai Los Javis. Sebelumnya, karya layar lebar satu-satunya dari kedua sutradara tersebut adalah film komedi musikal berjudul Holy Camp! yang rilis pada 2017.
Pada ajang Festival Film Cannes, La Bola Negra berhasil menarik perhatian besar di kompetisi utama dan mengantarkan para sutradaranya meraih penghargaan Sutradara Terbaik. Kesuksesan tersebut juga memicu persaingan ketat dalam penawaran hak distribusi untuk wilayah Amerika Serikat.
Netflix akhirnya berhasil mengamankan hak distribusi film tersebut dan bersiap memberikan dukungan penuh pada musim penghargaan tahun ini. Strategi perilisan ini mencakup penayangan di bioskop sebelum masuk ke platform streaming.
Baca Juga: Harga Langganan Bundel Apple TV dan Peacock Resmi Naik
Inspirasi dan Tiga Alur Cerita Lintas Sejarah
La Bola Negra terinspirasi dari naskah drama berjudul sama yang belum sempat diselesaikan oleh Federico GarcÃÂa Lorca. Lorca merupakan seorang penyair gay asal Spanyol yang meraih popularitas pada dekade 1920-an sebagai bagian dari gerakan sastra Generation of '27.
Penyair tersebut tewas dibunuh pada 1936 di tengah berkecamuknya Perang Saudara Spanyol oleh para pengikut Francisco Franco, dan jenazahnya hingga kini belum ditemukan. Kisah dalam film ini merajut tiga alur cerita yang saling terhubung mengenai kehidupan kaum gay lintas satu abad sejarah Spanyol.
Alur cerita pertama berlatar tahun 1932 yang diadaptasi dari naskah asli karya Lorca. Cerita ini berpusat pada seorang pemuda bernama Carlos, diperankan oleh Milo Quife, yang mengajukan diri untuk menjadi anggota kasino milik ayahnya namun menghadapi tuduhan homoseksualitas.
Perjalanan Karakter dan Deretan Pemeran Utama
Cerita berikutnya mengambil latar tahun 1937 dan mengadaptasi sebagian materi dari drama La piedra oscura karya Alberto Conejero. Conejero turut menulis skenario film ini bersama Los Javis.
Baca Juga: Film Terbaru Luca Guadagnino ‘Artificial’ Tayang Perdana di NYFF 2026
Bagian tersebut mengikuti kisah seorang musikus yang beralih profesi menjadi tentara Nasionalis bernama Sebastián, diperankan oleh Guitarricadelafuente. Ia kemudian menjalin hubungan dengan seorang tawanan perang bernama Rafael RodrÃÂguez Rapún, yang diperankan oleh Miguel Bernardeau dan dikenal sebagai kekasih Lorca di kehidupan nyata.
Alur cerita terakhir berlatar pada 2017 dan mengikuti karakter Alberto, diperankan oleh Carlos González, seorang mahasiswa pascasarjana sejarah yang meneliti musik queer era 1920-an. Alur ini juga diwarnai oleh kematian kakek dari pihak ibunya yang sudah lama menghilang secara tak terduga.
Jajaran pemeran film ini turut diperkuat oleh Lola Dueñas, Penélope Cruz, Glenn Close, Julio Torres, dan Yenesi. Sementara itu, tata musik dalam film dikerjakan oleh Raül Refree, disertai lagu penunjang berjudul La Nieve yang ditulis serta dibawakan oleh Guitarricadelafuente.
Jadwal Rilis dan Rekor Jendela Teatrikal Netflix
Netflix menjadwalkan penayangan film La Bola Negra di bioskop-bioskop mulai 16 Oktober, yang kemudian diikuti oleh perilisan secara streaming pada 2 Desember.
Baca Juga: Trailer Film ‘Mouse’ Karya Duo Sutradara Ghostlight Dirilis
Durasi penayangan di bioskop selama 47 hari tercatat sebagai jendela penayangan teatrikal terpanjang untuk sebuah film yang pernah dirilis oleh platform streaming tersebut.






