Layanan taksi otonom atau robotaxi secara resmi mulai beroperasi di jalanan kota London melalui kerja sama antara platform transportasi Uber dan perusahaan teknologi kendaraan otonom asal Inggris, Wayve. Melalui kemitraan ini, para pelanggan di kota tersebut yang memesan perjalanan melalui layanan UberX, Uber Comfort, atau Uber Electric berpeluang mendapatkan kendaraan jenis Ford Mustang Mach-E yang telah dilengkapi teknologi kemudi otomatis buatan Wayve.
Ketentuan Lisensi dan Pengawasan Ketat
Kehadiran armada otonom ini dapat terwujud setelah melalui berbagai proses regulasi yang ketat. Uber baru saja mengantongi izin resmi untuk mengoperasikan kendaraan otonom di London pada bulan lalu. Berdasarkan ketentuan izin tersebut, kehadiran pengemudi manusia di dalam kendaraan tetap diwajibkan setiap saat guna menjalankan fungsi pengawasan.
Pihak perusahaan menyatakan bahwa belum dapat dipastikan kapan suatu perusahaan akan memperoleh izin untuk mengoperasikan kendaraan otonom tanpa keberadaan pengemudi di kursi depan. Sebelum kendaraan otonom tiba menjemput, para penumpang akan dikirimi pemberitahuan terlebih dahulu agar mereka dapat memilih kendaraan konvensional apabila menginginkannya.
Tarif Perjalanan dan Kebijakan Tip
Terkait biaya, Uber memastikan bahwa tarif layanan kendaraan otonom ini dipatok sama persis dengan tarif perjalanan konvensional pada umumnya. Meskipun terdapat pengemudi manusia yang berjaga di dalam mobil, para pelanggan tidak akan diminta atau didorong untuk memberikan tip secara otomatis melalui aplikasi.
Baca Juga: Kampanye Iklan Besar-Besaran Coba Ubah Pandangan Publik terhadap Pusat Data AI
Kendati demikian, para penumpang tetap diberikan kebebasan untuk memberikan tip secara manual tanpa adanya anjuran langsung. Caranya adalah dengan mengakses halaman Riwayat Perjalanan atau Trip History pada aplikasi setelah perjalanan selesai.
Perkembangan Armada Otonom Global
Langkah ekspansi ini menambah daftar panjang wilayah operasional kendaraan otonom Uber. Sebelumnya, armada robotaxi perusahaan tersebut telah beroperasi di sejumlah kota di Amerika Serikat seperti Dallas, Las Vegas, Atlanta, dan Austin.
Perusahaan juga telah menyampaikan rencana perluasan operasional ke wilayah Los Angeles serta Bay Area. Selain itu, kolaborasi berkelanjutan dengan Wayve ini ditegaskan akan terus berlanjut ke depannya, termasuk rencana kemitraan terpisah untuk menghadirkan kendaraan otonom Nissan di Tokyo.





