Sony Pictures Entertainment telah mengunci tanggal rilis global untuk film adaptasi epik Ramayana yang dijadwalkan meluncur pada November. Penentuan waktu penayangan ini membawa makna yang mendalam bagi materi sumbernya bagi penonton di seluruh dunia.
Jajaran Pemeran Utama dan Kru Produksi
Film ini menampilkan Ranbir Kapoor sebagai pangeran yang diasingkan bernama Rama, Sai Pallavi sebagai istrinya Sita, serta Yash yang memerankan raja iblis Ravana. Sutradara Nitesh Tiwari mengarahkan adaptasi yang dibagi menjadi dua bagian ini untuk menjangkau penonton lintas budaya dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Inggris.
Cerita film ini berfokus pada perjalanan Rama dan Sita melalui pengasingan hingga menghadapi malapetaka setelah Ravana menculik Sita. Pemisahan tersebut memicu perang besar antara kebenaran dan kejahatan yang melintasi tiga dunia.
Deretan Pembuat Film Berprestasi
Tiwari, yang dikenal lewat film Dangal sebagai film India dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa, menyutradarai proyek ini berdasarkan naskah yang ditulis oleh Shridhar Raghavan. Peraih Oscar Hans Zimmer dan A.R. Rahman bergabung untuk menggarap musik latar film tersebut.
Baca Juga: Karakter Angel Batista Kembali Muncul di Lokasi Syuting Musim Kedua Dexter Resurrection
Pengarah koreografi aksi ditangani oleh Terry Notary dan Guy Norris. Sementara itu, desain produksi dipimpin oleh Ramsey Avery dan Ravi Bansal.
Efek Visual dan Proses Produksi
Rumah efek visual peraih delapan penghargaan Oscar, DNEG, yang sebelumnya menggarap film Dune dan Interstellar, bertanggung jawab atas departemen visual. Produksi film ini dikelola oleh Prime Focus Studios milik Namit Malhotra serta Monster Mind Creations milik Yash.
Sony memegang hak distribusi global untuk film ini di luar India. Di wilayah India sendiri, perilisan film akan ditangani oleh Dharma Productions milik Karan Johar.
Format Penayangan dan Rangkaian Sekuel
Kedua bagian dari film ini direkam khusus untuk penayangan dalam format IMAX. Sebuah trailer yang dirilis sebelumnya menampilkan efek visual berskala tinggi, persenjataan mitologis, serta sekuens pertempuran massal.
Baca Juga: Dua Mitra Utama Nicholas Todisco dan Brad Pence Tinggalkan Atlas Artists
Jendela rilis yang bertepatan dengan perayaan Diwali membawa makna khusus karena Diwali menandai kembalinya Rama ke kerajaan Ayodhya setelah menjalani 14 tahun masa pengasingan serta kemenangannya atas Ravana. Penyaluran cahaya lampu yang mendefinisikan perayaan tersebut merepresentasikan penerangan di Ayodhya pada malam sang pangeran pulang ke rumah. Kelanjutan cerita dalam bagian kedua akan dirilis pada Diwali 2027.
Proyek ambisius ini dibayangkan sebagai tontonan sinematik yang belum pernah terjadi sebelumnya berdasarkan kisah berusia 5.000 tahun untuk khalayak global.





