Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida (FWC) mengumumkan hasil resmi kompetisi perburuan Florida Python Challenge 2026. Dalam ajang yang berlangsung selama 10 hari tersebut, para peserta menyisir kawasan Everglades National Forest dan berhasil menyingkirkan sebanyak 280 ekor piton Burma (Python bivittatus) dari wilayah Florida selatan.
Ketua FWC Rodney Barreto mengapresiasi keberhasilan ajang tahunan ini bagi perlindungan habitat lokal. "Jumlah piton invasif yang disingkirkan dari Everglades selama Florida Python Challenge 2026 merupakan kemenangan besar bagi satwa liar asli Florida, serta menjadi bukti nyata dari apa yang bisa dicapai melalui kemitraan yang kuat dan partisipasi publik," ujar ketua FWC, Rodney Barreto.
Sebanyak 907 peserta dari 30 negara bagian Amerika Serikat, serta perwakilan dari Kanada dan Vietnam, terlibat aktif dalam perburuan tahun ini. Secara keseluruhan, akumulasi hasil tangkapan sepanjang penyelenggaraan kompetisi tahunan ini kini telah melampaui 1.600 piton. Seluruh ular invasif yang ditangkap dalam ajang ini dibunuh secara tidak menyakitkan sesuai prosedur penanganan.
Baca Juga: Elon Musk Menghadapi Tuntutan Rp 2,4 Triliun atas Tunggakan Proyek Data Center
Daftar Pemenang dan Kategori Hadiah
Tom Rahill tampil sebagai peraih hadiah utama sebesar USD 10.000 (sekitar Rp 179 juta) setelah menyingkirkan 96 ular. Sementara itu, predikat piton terpanjang diraih oleh Rahm Levinson yang membawa pulang hadiah USD 1.000 atas tangkapan piton sepanjang 5 meter.
Penyelenggara juga membagikan total hadiah kategori lain senilai USD 14.000. Pada kategori Profesional, Christina Kraus meraih juara pertama dengan 36 piton (USD 2.500), disusul Taylor Stanberry di posisi kedua dengan 34 piton (USD 1.500). Di kategori Pemula, Bart Shreve memimpin lewat tangkapan 9 piton (USD 2.500) dan Michael Marousky menempati urutan kedua dengan 4 piton (USD 1.500). Adapun hadiah piton terpanjang kategori pemula diraih Vincent Poole dengan tangkapan 2,49 meter (USD 1.000).
Kategori khusus Militer untuk anggota aktif dan veteran menempatkan Stephen Payton dari U.S. Army di posisi teratas dengan 3 piton (USD 2.500), diikuti Jonathan Miller dari U.S. Air Force dengan 2 piton (USD 1.500). Sementara hadiah piton terpanjang militer didapatkan Jeffery "Heath" Roser, U.S. Army – 2,62 meter dengan hadiah USD 1.000.
Dampak Piton Burma terhadap Ekosistem
Piton Burma pertama kali masuk ke wilayah Everglades secara tidak sengaja pada dekade 1970-an. Sebagai predator puncak, spesies invasif ini merusak ekosistem asli dengan cepat dan memberi tekanan luar biasa pada populasi satwa liar setempat.
Baca Juga: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Durasi Totalitas dan Panduan Pengamatan Aman
Hingga saat ini, para peneliti memperkirakan terdapat 100.000 hingga 300.000 ekor piton di Florida, di mana banyak di antaranya tumbuh hingga melampaui 3,96 meter. Sejak 2017, upaya berkesinambungan oleh kontraktor FWC dan South Florida Management District telah berhasil menyingkirkan lebih dari 19.000 ular dari negara bagian tersebut.






