BERITA TREN – Berikut ini adalah teks tersebut pada Jumat yang berisi tentang ajakan kepada jamaah Jumat untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Terutama pada bulan Ramadhan yang sangat mulia ini. Bulan yang diwajibkan untuk umat muslim menjalankan ibadah puasa.
Serta orang yang tidak menjalankan ibadah puasa atau membatalkannya dengan sengaja tanpa alasan yang tepat akan mendapatkan dosa yang besar.
Baca Juga: Lebaran Tahun 2023 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Begini Penjelasannya
Melansir dari NU Online, khutbah Jumat kali ini berjudul ” Ancaman bagi orang yang nekat membatalkan puasa Ramadhan.” Berikut isi khotbah Jumat tersebut di bawah ini.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT yang sudah mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan. Dimana kita merasakan ibadah puasa selama 1 bulan ini.
Semoga kita semua bisa benar-benar menjaga dan istiqomah dalam menjalankannya, sehingga menjadi wasilah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Sholawat serta salam semoga terus mengalir kepada junjungan kita semua Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat, keluarga, dan pengikutnya.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang paling tepat bagi kita semua untuk kembali mensucikan diri dari segala sifat tercela.
Bulan Ramadhan merupakan momen yang tepat untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, yaitu dengan cara berpuasa.
Tujuan utama dibalik diwajibkan puasa adalah untuk meningkatkan ketakwaan sebagaimana ditegaskan dalam Alquran dalam surat Al Baqarah ayat 183 yang memiliki arti berikut ini.
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman. Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar bertakwa.
Baca Juga: Bacaan, Arti, Serta Kandungan Surah An Nasr: Janji Allah Untuk Menolong Umat Muslim
Ayat di atas menjelaskan bahwa kita semua harus benar-benar menjaga kewajiban berpuasa.
Hindari semua hal-hal yang bisa membatalkan puasa, apalagi membatalkannya dengan sengaja.
Ada enam orang yang diperbolehkan untuk tidak menjalankan ibadah puasa dalam Islam. Yaitu:
- Orang yang bepergian dengan radius perjalanan yang diperbolehkan untuk qashar shalat.
- Orang sakit.
- Orang tua yang tidak mampu puasa.
- Wanita hamil.
- Orang yang tercekik kehausan.
- Wanita menyusui.
Baca Juga: Berapa Ukuran Amplop Lebaran? simak ukuran amplop dengan ukuran horizontal dan juga vertikal
Selain 6 golongan di atas, orang Islam lainnya tidak boleh membatalkan puasa dengan sengaja dan nekat tanpa alasan untuk membatalkan puasa.
Meski nantinya ia akan mengganti atau qadha puasa yang telah ditinggalkannya di bulan Ramadhan. Namun pahalanya tidak bisa disetarakan dengan satu puasa di bulan Ramadhan tersebut.
Oleh karena itu, merugilah orang-orang yang tidak menjalankan ibadah puasa atau dengan sengaja membatalkan puasa di bulan Ramadhan tanpa alasan yang dibenarkan dalam syariat Islam.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Orang yang nekat membatalkan puasa di bulan Ramadhan akan mendapatkan ancaman dan siksaan yang sangat pedih di akhirat.
Mereka akan digantung tubuhnya dan dari mulutnya akan keluar darah.
Terakhir, mari kita jaga puasa di bulan Ramadhan ini. Jangan sampai dengan sengaja kita batalkan.
Karena hal tersebut sangat merugikan kita semua dan ancaman yang sangat pedih dari Allah SWT.
Selain itu, Mari kita jaga juga dari hal-hal yang bisa menghilangkan pahala puasa, agar puasa yang kita jalani tidak hanya menghasilkan lapar dan haus saja.
***







