Pemasok Apple di Asia dilaporkan hanya mampu memproduksi beberapa ratus unit iPhone Ultra per hari sepanjang Agustus akibat proses verifikasi mutu yang sangat ketat. Berdasarkan laporan, lini produksi massal sebenarnya telah berjalan selama beberapa pekan, namun inspeksi kualitas mengeliminasi sebagian besar perangkat yang dirakit.
Situasi lambatnya laju produksi ini dikonfirmasi setelah Apple memberlakukan tahap pemeriksaan dan verifikasi tambahan pada perangkat tersebut. Menurut seorang sumber yang tidak disebutkan identitasnya, prosedur ekstra tersebut difokuskan untuk mendongkrak mutu produksi alih-alih mengatasi kendala manufaktur mendasar.
Kendala Teknis Engsel dan Permukaan Perangkat
Permasalahan hasil produksi atau production yield berkaitan erat dengan spesifikasi fisik perangkat yang menuntut tingkat presisi tinggi. Kerumitan desain ini sempat memicu berbagai spekulasi dalam beberapa bulan terakhir mengenai status penundaan dan penyelesaian masalah teknis.
"Kerataan permukaan dan kinerja engsel termasuk di antara detail di mana Apple meminta hasil produksi yang lebih baik," ujar sumber tersebut.
Baca Juga: Dinamika Kepemimpinan Baru Apple hingga Sengketa Hukum dengan OpenAI Mengemuka
Kendati desain berbasis cairan logam atau liquid metal sebelumnya sempat dikabarkan harus dirancang ulang dari awal, isu desain tersebut kini dilaporkan telah teratasi. Kompleksitas komponen fisik tersebut diyakini menjadi faktor utama rendahnya tingkat hasil produksi yang berhasil lolos standar mutu.
Tahapan Manufaktur dan Jadwal Pengumuman
iPhone Ultra tercatat memasuki fase uji coba manufaktur pada April 2026, sebelum akhirnya diklaim masuk tahap produksi penuh pada Juli. Kendati demikian, penambahan tahap verifikasi lanjutan tersebut mendorong penundaan produksi komersial selama berminggu-minggu, meskipun para pemasok dikabarkan bekerja sepanjang waktu untuk mengejar target.
Sebelumnya, berbagai laporan juga telah mengindikasikan potensi keterbatasan pasokan global yang kemungkinan membuat Apple hanya merilis iPhone Ultra di Amerika Serikat pada tahap awal peluncurannya. Di sisi lain, rangkaian hambatan manufaktur ini tidak mengubah agenda utama perusahaan.
Terlepas dari hambatan dan hambatan laju perakitan tersebut, Apple dijadwalkan tetap akan memperkenalkan iPhone Ultra secara resmi dalam acara peluncuran yang berlangsung pada 9 September mendatang.
Baca Juga: Microsoft Ungkap Project Zenith, Pengalaman Windows Bersih untuk Pengembang






