Follow FansPage
Berita Tren
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
No Result
View All Result
Berita Tren
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Ototekno

Teleskop Ruang Angkasa NASA Bawa Teknologi Cermin Mini Baru

by Aditya Saputra
Agustus 31, 2026
in Ototekno
0
Ilustrasi Teleskop Ruang Angkasa Nancy Grace Roman milik NASA di luar angkasa
0
SHARES
143
VIEWS

Jendela peluncuran Teleskop Ruang Angkasa Nancy Grace Roman milik NASA dijadwalkan segera dibuka, membawa serta perangkat eksperimental yang dirancang untuk mengubah cara manusia memahami kosmos. Di dalam instrumen utama teleskop tersebut, terdapat sebuah koronagraf khusus yang berupaya menangkap langsung cahaya bintang yang terpantau memantul dari permukaan sebuah planet untuk pertama kalinya.

Proyek ambisius ini diharapkan NASA dapat merintis jalan bagi teleskop masa depan yang mampu menangkap visual planet mirip Bumi yang mengorbit bintang seperti matahari. Tugas tersebut melampaui kapasitas teknik saat ini, sehingga teknik dasarnya perlu diuji coba terlebih dahulu melalui misi Roman.

Peran Penting Cermin Adaptif Berukuran Mini

Kunci keberhasilan koronagraf Roman terletak pada dua cermin berukuran seukuran telapak tangan. Setiap cermin dilengkapi sekitar 2.300 aktuator kecil yang mengembang saat dialiri arus listrik kecil, sehingga mampu membentuk ulang cermin secara sangat presisi demi membalikkan interferensi cahaya.

Vanessa Bailey, seorang ahli astrofisika di Laboratorium Propulsi Jet NASA sekaligus ilmuwan instrumen untuk koronagraf, menyatakan bahwa pengujian ini menjadi pencapaian perdana di ruang angkasa. "Kami akan mengujinya di angkasa untuk pertama kalinya, dan kami akan memahami pekerjaan apa yang masih harus dilakukan," ujar Bailey.

Baca Juga: Fenomena Grup WhatsApp dan Tantangan Mengelola Pesan Masif

Tantangan Pengamatan dan Mekanisme Koronagraf

Secara mendasar, koronagraf berfungsi sebagai pelindung matahari bernilai ilmiah yang mampu menghalau cahaya bintang terang guna menyingkap objek redup yang tertutup silau. NASA mengibaratkan tantangan koronagraf Roman setara dengan memotret seekor kunang-kunang di samping lampu sorot dari jarak lintas negara.

Margaret Turnbull, ilmuwan eksoplanet di Institut SETI sekaligus pemimpin tim sains koronagraf Roman, mengingatkan besarnya hambatan teknis tersebut. "Setiap sedikit cahaya bintang yang masuk ke tempat yang salah dapat merusak seluruh bagian gambar," kata Turnbull.

Perbandingan dengan Instrumen Terdahulu

Kendati teleskop Hubble dan James Webb telah menerbangkan koronagraf, perangkat pada misi Roman jauh lebih canggih berkat teknologi optik adaptif yang mampu mengubah bentuk cermin teleskop guna meredam distorsi cahaya. Bruce Macintosh, astronom yang memimpin Observatorium Universitas California sekaligus anggota tim sains koronagraf Roman, menilai topeng bintang pada instrumen ini memiliki bentuk rumit yang belum pernah ada sebelumnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

"Yang dimiliki Hubble sepenuhnya menggunakan kekuatan kasar, secara harfiah hanya secuil potongan logam yang menghalangi bintang," ucap Macintosh.

Baca Juga: Uji Coba Soundcore Liberty 5 Pro: Kualitas Panggilan Unggul

Rangkaian Pengujian Sains dan Prospek Masa Depan

Selama masa operasionalnya, para insinyur akan mengumpulkan data uji untuk mengevaluasi kinerja koronagraf di luar angkasa serta mengidentifikasi kendala sebelum teknologi serupa digunakan kembali. Para ilmuwan berencana menguji perangkat tersebut dengan melihat apakah ia mampu mendeteksi sejumlah eksoplanet yang telah diketahui keberadaannya.

"Jika kami melewati semuanya dan kami tidak melihatnya, maka kami tahu ada sesuatu yang salah dengan koronagraf, karena planet-planet itu ada di sana," tutur Turnbull.

Instrumen ini juga akan mengincar beberapa bintang yang dikelilingi awan debu guna mendeteksi celah dari planet yang belum terlihat. Seluruh teknologi pada koronagraf Roman diproyeksikan menjadi landasan bagi teleskop masa depan, termasuk Observatorium Dunia Layak Huni yang direncanakan NASA meluncur pada tahun 2040-an.

Tags: nancy grace romannasa

Berita Terkait

Ototekno

Cara Menjalankan Model Bahasa Besar (LLM) di Komputer Sendiri

by Ahmad Fauzi
Agustus 31, 2026
Ototekno

AMD Zen 6 Dipastikan Tetap Dukung Platform Soket AM5

by Rina Wijayanti
Agustus 31, 2026
Ototekno

Solusi Konektivitas Rumah IndiHome dari Telkomsel

by Siti Nurhaliza
Agustus 31, 2026
Ototekno

Peran IndiHome dari Telkomsel Menjaga Konektivitas Rumah Digital

by Aditya Saputra
Agustus 31, 2026
Ototekno

Platform Twitter Hidup Kembali Lewat Twitter.now Besutan Operation Bluebird

by Aditya Saputra
Agustus 31, 2026
Leave Comment
  • 4 Khasiat Wirid Sirrullah, Dzatullah, Sifatullah, Wujudullah yang Bisa Kita Ketahui Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angka Keberuntungan Menurut Primbon Jawa Berdasarkan Hari Kelahiran, Cek DISINI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIMAK! Kunci Jawaban WOW Level 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 dan 50

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Biskuit 3D Teka-Teki MPLS atau MOS, Jika penasaran langsung aja deh cek disini..

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Nonton Isekai Meikyuu de Harem wo Episode 1 – 12 Sub Indo, Cek Disini Untuk Link Nonton Anime Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
Berita Tren

© 2026 Berita Tren

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Info Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren

© 2026 Berita Tren