Follow FansPage
Berita Tren
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
No Result
View All Result
Berita Tren
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Indeks Bisnis UMKM BRI Triwulan III 2024: Perlu Dorongan untuk Memacu Daya Beli Masyarakat

by Dwi Cahyo Nugroho
Desember 3, 2024
in Nasional
0
0
SHARES
145
VIEWS

Berita Tren – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk merilis laporan Indeks Bisnis UMKM untuk Triwulan III 2024 pada Senin (04/11).

Hasil laporan menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis UMKM melambat, tercermin dari penurunan Indeks Bisnis UMKM ke angka 102,6 dari 109,9 di Triwulan II 2024.

Baca Juga: Berhasil Melampaui Rp1.105,70 Triliun pada Triwulan III 2024, Kredit UMKM BRI Kini Mampu Mendorong Ekonomi Rakyat di Seluruh Negeri

Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari, menjelaskan bahwa meski indeks masih berada di atas angka 100, yang berarti bisnis UMKM masih terus berkembang, namun ada tanda-tanda perlambatan.

“Ekspansi bisnis UMKM didukung oleh aktivitas masyarakat yang kembali normal setelah perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Idul Fitri, Waisak, dan Idul Adha, serta libur sekolah. Peningkatan hasil panen komoditas perkebunan, proyek-proyek pemerintah, dan swasta yang bertambah, serta kegiatan pesta pernikahan dan aktivitas politik jelang pilkada turut menopang ekspansi,” ungkap Supari.

Namun, dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, terdapat penurunan yang terlihat pada indeks dari 109,9 menjadi 102,6.

Baca Juga: Mendukung UMKM Naik Kelas, BRI Peduli Fasilitasi Sertifikasi Halal di 14 Provinsi

Menurut Supari, faktor penurunan ini disebabkan oleh melemahnya daya beli masyarakat, stabilisasi permintaan setelah perayaan HBKN, penurunan produksi pasca panen raya, kenaikan harga bahan baku, dan persaingan yang lebih ketat.

Dari delapan komponen Indeks Bisnis UMKM, lima komponen tetap berada di atas 100, sementara tiga lainnya turun di bawah 100.

Komponen dengan indeks terendah adalah volume produksi/penjualan (94,1), nilai penjualan (96,1), dan tenaga kerja (99,2).

Penurunan produksi dan penjualan ini terjadi seiring normalisasi permintaan pasca HBKN dan berkurangnya produksi pangan pasca panen raya, di tengah kenaikan harga bahan baku.

Baca Juga: UMKM Ubi Jalar Ini Rasakan Langsung Dampak Positif Pendampingan BRI dan Manfaat Desa BRILiaN

Menjelang musim tanam dan perayaan Natal-Tahun Baru, permintaan bahan baku mengalami peningkatan meski tidak secepat kuartal sebelumnya.

Peningkatan ini dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan baku dan prospek usaha yang kurang optimis. Di sisi lain, persediaan barang jadi meningkat namun dalam laju yang lebih lambat, sesuai dengan penurunan produksi.

Secara sektoral, pertumbuhan bisnis UMKM juga mengalami perlambatan di berbagai sektor. Sektor pertanian, serta sektor hotel dan restoran, bahkan menunjukkan kontraksi.

Sektor pertanian terpengaruh oleh musim kemarau, sementara sektor hotel dan restoran menurun karena permintaan yang berkurang setelah HBKN dan libur sekolah.

Baca Juga: UMKM Keripik Pisang di Bakauheni Lampung Berkembang Berkat Pemberdayaan BRI

Meski begitu, sektor pertambangan tetap berkembang berkat kondisi musim kemarau yang mendukung.

Sektor industri, perdagangan, dan transportasi juga masih ekspansif, terutama karena permintaan yang stabil setelah kegiatan kerja dan sekolah kembali normal pasca HBKN. Namun, ekspansi ini melambat dibandingkan kuartal sebelumnya.

Ke depan, UMKM masih optimis akan pertumbuhan di Q4-2024, terlihat dari Indeks Ekspektasi Bisnis sebesar 122,3. Namun, dibandingkan Q2, optimisme ini sedikit menurun akibat melemahnya daya beli masyarakat, meningkatnya persaingan, dan awal musim tanam tanaman pangan.

Baca Juga: 5 UMKM Binaan BRI Go Global, Ikut Pameran Event Amazing Indonesia di Jeddah

Dengan melambatnya bisnis UMKM, sentimen pebisnis UMKM terhadap ekonomi umum juga menurun.

Indeks Sentimen Bisnis (ISB) UMKM Q3-2024 berada di angka 115,1, dengan Indeks Situasi Sekarang (ISS) turun menjadi 94,1 dan Indeks Ekspektasi (IE) melemah ke 136,0.

Penurunan ISS yang berada di bawah 100 menandakan bahwa ekspansi bisnis UMKM memang sedang melambat.

Selain itu, kepercayaan UMKM terhadap kemampuan pemerintah juga sedikit melemah. Indeks Kepercayaan Pelaku UMKM kepada Pemerintah (IKP) turun ke 125,9.

Baca Juga: Gelar SMEstaTalk, BRI Persiapkan UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

Advertisement. Scroll to continue reading.

UMKM memberikan penilaian tertinggi terhadap kemampuan pemerintah dalam menciptakan keamanan (indeks 144,2) dan merawat infrastruktur (indeks 138,2), namun penilaian terendah terhadap stabilitas harga barang (indeks 110,5), yang dinilai masih menekan profitabilitas UMKM akibat kenaikan harga bahan baku.

Informasi Survei

Survei ini melibatkan lebih dari 7.084 responden UMKM dari berbagai sektor di 33 provinsi, dilakukan oleh BRI Research Institute antara 20 September hingga 2 Oktober 2024 dengan metode stratified systematic random sampling untuk representasi sektor usaha, provinsi, dan skala usaha.

Baca Juga: Diberdayakan BRI, UMKM Ikan Asap Bulukumba Berhasil Tembus Pasar Internasional

Responden menjawab pertanyaan mengenai kondisi dan proyeksi bisnis mereka. Metodologi ini menghasilkan data yang dipakai untuk menyusun Indeks Bisnis UMKM (IB), Indeks Sentimen Bisnis (ISB), dan Indeks Kepercayaan Pelaku (IKP) terhadap pemerintah. ***

Tags: BBRIBRIekspektasiIndeks Bisnis UMKM

Berita Terkait

Momen Prabowo Cium Bendera Merah Putih
Nasional

Momen Prabowo Cium Bendera Merah Putih, Paskibraka Pembawa Baki Terharu

by Rizky Pratama
Agustus 18, 2025
Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 18 Agustus 2025
Nasional

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 18 Agustus 2025 Ditiadakan, Ini Alasannya

by Rina Wijayanti
Agustus 18, 2025
Kumpulan 40 Link Twibbon HUT RI ke-80
Nasional

Kumpulan 40 Link Twibbon HUT RI ke-80 untuk 17 Agustus 2025, Gratis!

by Aditya Saputra
Agustus 17, 2025
Ucapan HUT ke-80 RI 2025
Nasional

Deretan Inspirasi Ucapan HUT ke-80 RI 2025, Penuh Makna dan Semangat

by Kris Dwi Antara
Agustus 17, 2025
Pemerintah Paparkan Metodologi Penghitungan Angka Kemiskinan Nasional
Nasional

Pemerintah Paparkan Metodologi Penghitungan Angka Kemiskinan Nasional

by Ahmad Fauzi
Juni 15, 2025
Next Post

Lulusan Sosiologi Kerja Apa? Ini Dia 10 Peluang Karir yang Menjanjikan dan Menarik yang Bisa Kamu Coba!

Leave Comment
  • Link Nonton Isekai Meikyuu de Harem wo Episode 1 – 12 Sub Indo, Cek Disini Untuk Link Nonton Anime Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TERJAWAB SUDAH! Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 192, Menuliskan Ungkapan yang Lebih Santun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIMAK! Kunci Jawaban WOW Level 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 dan 50

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panduan Lengkap Perbedaan Barcode Solar Subsidi dan Industri Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kunci Jawaban PKN Kelas 8 Halaman 29, Membuat Tabel Bagan Hubungan Isi Proklamasi Kemerdekaan dan UUD 1945

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
Berita Tren

© 2026 Berita Tren

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Info Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren

© 2026 Berita Tren