BERITA TREN – Menteri BUMN, Erick Thohir, menyatakan bahwa peresmian smelter PT Freeport di Gresik, Jawa Timur, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam melaksanakan hilirisasi.
Erick mengatakan hal ini ketika mendampingi Presiden Jokowi meresmikan ekspansi PT. Smelting di Gresik, Jawa Timur, pada tanggal 14 Desember 2023.
“Meskipun ada pihak yang tidak paham akan urgensi kebijakan hilirisasi, namun tindakan yang telah diambil Bapak Presiden Joko Widodo adalah langkah yang tepat dan kenyatan yang harus
terjadi,” ujar Erick.
Erick juga menyampaikan bahwa meskipun ada pihak yang mungkin tidak memahami pentingnya kebijakan hilirisasi, langkah-langkah yang diambil oleh Presiden Jokowi adalah tindakan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan saat ini.
Menurut Erick, Indonesia adalah negara besar yang memiliki banyak sumber daya mineral, dan hilirisasi adalah komitmen untuk memaksimalkan nilai tambah dari sumber daya ini daripada hanya menjual bahan mentah.
Erick juga mengingatkan bahwa sumber daya alam tidak akan berlangsung selamanya, dan penting untuk menciptakan manfaat berkelanjutan, seperti penciptaan lapangan kerja dan transfer teknologi, melalui hilirisasi.
Bagi mereka yang menentang hilirisasi dan ingin terus menjual mineral mentah, Erick mengatakan perlu dipertanyakan tentang nasionalisme mereka.
Baca Juga: Sekjen PBNU: Erick Thohir Sosok yang Tepat Konsolidasikan Transisi Lakpesdam NU
“Kalau ada pihak yang memprotes hilirisasi dan ingin kita terus menerus menjual bahan mineral mentah, saya rasa perlu dipertanyakan nasionalismenya,” ucap Erick.
Selain itu, Erick menjelaskan bahwa Freeport Indonesia, yang mayoritas sahamnya sekarang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia melalui BUMN Holding Pertambangan MIND ID, telah berkomitmen mendukung program hilirisasi dengan melakukan transfer teknologi dan membangun smelter.
Erick juga mengumumkan rencana pembangunan smelter tembaga baru dengan kapasitas besar yang diharapkan selesai pada Mei 2024.
“Hari ini, Bapak Presiden akan meresmikan ekspansi PT Smelting, dengan total kapasitas pemurnian mencapai 1,3 juta ton,” sambung Erick.
Baca Juga: Ide Kado untuk Hari Guru, Unik dan Pasti Berkesan
Erick menutup pernyataannya dengan mengharapkan persetujuan dari Presiden untuk meresmikan ekspansi PT Smelting.
“Mohon perkenan Bapak Presiden untuk dapat meresmikan ekspansi PT Smelting,” kata Erick.
***







