Kondisi geografis Indonesia sebagai negara tropis dengan tanah subur memungkinkan berbagai varietas tanaman buah tumbuh dan berproduksi sepanjang tahun. Kendati masyarakat dapat menikmati ragam buah seperti mangga, rambutan, jeruk, dan durian secara berkesinambungan, tidak semua pohon berbuah lebat pada rentang waktu yang sama. Setiap jenis tanaman memiliki periode puncak panen tersendiri.
Pada triwulan pertama, yakni periode Januari hingga Maret, sejumlah buah populer memasuki masa panen. Jenis buah yang dapat dipetik pada rentang bulan tersebut mencakup durian, rambutan, alpukat, manggis, sawo, kedondong, salak, jambu biji, jeruk nipis, duku, dan jeruk bali.
Memasuki bulan Maret, musim panen untuk buah sirsak mulai berlangsung dan akan terus berproduksi hingga bulan Desember. Selanjutnya, pada kurun waktu April hingga Juni, produksi buah bergeser dominan ke varietas kesemek dan jeruk manis. Pada kurun ini, tanaman lain seperti kedondong, jambu biji, jeruk bali, serta jambu air tetap dapat dipanen meski hasilnya cenderung sedikit.
Memasuki periode Juli hingga September, terdapat tujuh jenis buah yang mencatatkan panen melimpah. Komoditas yang berada pada masa puncak produksi tersebut meliputi kesemek, jeruk manis, belimbing, melon, jambu mete, jambu bol, serta mangga.
Baca Juga: Tanggul Laut Muara Baru Rembes, Pemprov DKI Jakarta Lakukan Penanganan Sementara
Pada triwulan terakhir, yakni Oktober hingga Desember, produksi buah durian mencapai puncaknya. Kuantitas dan kualitas durian yang dihasilkan pada periode ini berada pada kondisi terbaik. Selain durian, beberapa tanaman buah lain yang terus berbuah hingga awal tahun berikutnya di antaranya manggis, rambutan, alpukat, sawo, dan jeruk bali.
Sementara itu, varietas tanaman seperti jambu air, jeruk bali, jambu biji, dan kedondong masih terus menghasilkan buah hingga penghujung tahun di bulan Desember, meskipun dalam jumlah terbatas.






