Perusahaan teknologi raksasa Apple menetapkan paket kompensasi senilai USD 58 juta atau setara dengan ratusan miliar rupiah bagi CEO baru John Ternus. Ternus secara resmi mengambil alih kepemimpinan dari kepala eksekutif lama Tim Cook pada hari Selasa di New York.
Pengungkapan mengenai rincian gaji Ternus beserta kontrak baru untuk Tim Cook sebagai ketua eksekutif disampaikan melalui dokumen resmi yang diserahkan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS atau SEC. Kompensasi Ternus mencakup gaji tahunan sebesar USD 3 juta serta hibah ekuitas senilai USD 55 juta yang akan diberikan pada tahun fiskal perusahaan 2027 yang dimulai pada bulan Oktober.
Rincian Struktur Kompensasi Eksekutif
Sementara itu, sisa 25% dari penghargaan ekuitas dialokasikan dalam bentuk RSU berbasis waktu. Bagian ini akan vested secara setengah tahunan dalam cicilan yang sama sebesar 12,5% selama periode empat tahun.
Baca Juga: BPS Catat 21 Provinsi Alami Penurunan Indeks Perkembangan Harga
Transisi Kepemimpinan dan Peran Baru Tim Cook
Pengumuman pergantian kepemimpinan ini menyusul keputusan Apple pada bulan April lalu ketika Cook menyatakan akan mundur setelah 15 tahun menjabat sebagai CEO. Apple kemudian menunjuk John Ternus, seorang veteran Apple selama 25 tahun yang sebelumnya menjabat sebagai kepala teknik perangkat keras, sebagai penerusnya.
Transisi kepemimpinan tersebut berjalan mulus dengan kedua belah pihak bekerja secara berdampingan sepanjang musim panas menjelang proses serah terima jabatan. Cook dijadwalkan akan memegang peran baru sebagai ketua eksekutif dengan gaji tahunan sebesar USD 2 juta yang mulai efektif pada 26 September.
Cook juga akan menerima penghargaan ekuitas untuk tahun fiskal 2027 dengan nilai target sebesar USD 45 million. Dalam kapasitas barunya, Cook akan memfokuskan sebagian besar tenaganya untuk menjalin komunikasi dengan para pembuat kebijakan di seluruh dunia di tengah lanskap bisnis global yang penuh tantangan.
Warisan Kepemimpinan Tim Cook
Selama masa kepemimpinannya setelah menggantikan pendiri Apple mendiang Steve Jobs, Cook mengawasi lonjakan valuasi perusahaan yang signifikan. Harga saham Apple meroket dari di bawah USD 15 menjadi lebih dari USD 300, yang merepresentasikan lonjakan kapitalisasi pasar dari sekitar USD 350 miliar menjadi USD 4,7 triliun.
Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat ke 6.440 Terdorong Sinyal Kebijakan Longgar Bank Sentral Global
Meskipun perangkat keras yang dipimpin oleh iPhone tetap menjadi bisnis inti Apple, Cook juga mencatat kemajuan besar dalam mengembangkan pendapatan berulang. Pendapatan tersebut dihasilkan melalui keluarga bisnis langganan yang terus berkembang, termasuk Apple TV di bawah divisi Layanan yang kini bernilai sangat besar.
Cook memimpin panggilan pendapatan kuartalan terakhirnya pada tanggal 30 Juli lalu. Setelah penyerahan tongkat estafet kepemimpinan, John Ternus dijadwalkan untuk memperkenalkan diri secara luas kepada komunitas Apple dalam acara streaming khusus tanggal 9 September yang dinamai Surprise and Shine oleh perusahaan.






