Karya terbaru sutradara Werner Herzog berjudul "Bucking Fastard" melakukan pemutaran perdana di Festival Film Venesia 2026. Film komedi ini menampilkan aktris Rooney Mara dan Kate Mara sebagai saudari kembar identik yang hidup dalam keterikatan psikologis sangat kuat.
Dalam film berdurasi panjang tersebut, karakter Kate dan Jean Holbrooke digambarkan berbicara, bergerak, hingga menjalani keseharian secara bersamaan dan selaras. Kedua saudari ini mengenakan gaya rambut disemat ke belakang serta pakaian serupa, layaknya pengiring pengantin yang lari dari kultus Mennonite, serta tidur di ranjang yang sama.
Inspirasi Nyata dan Proses Produksi
Sutradara berusia 83 tahun tersebut menyusun skenario bersama produser Ariel León Isacovitch ketika menjalani tur delapan malam di Patagonia. Ide cerita ini terinspirasi dari kisah nyata Freda dan Greta Chaplin pada era 1980-an yang sempat memicu kehebohan media akibat melecehkan seorang sopir truk dan saling meniru perilaku satu sama lain.
Selain itu, Herzog juga disebut mengetahui kisah Bridgette dan Paula Powers, kembar identik asal Australia yang berprofesi sebagai rehabilitator burung. Mereka sempat viral pada 2016 dalam program televisi "Good Morning Britain" saat menyelesaikan kalimat satu sama lain ketika menceritakan insiden pembajakan mobil.
Baca Juga: Festival Film Telluride ke-53 Umumkan Daftar Putar Resmi
Untuk pertama kalinya dalam kariernya, Herzog menggelar sesi latihan bersama para pemeran sebelum proses syuting dimulai. Langkah tersebut diambil agar kedua aktris dapat menyelaraskan diri seperti paduan suara Yunani beranggotakan dua orang.
Alur Cerita dan Karakter Pendukung
Kisah bermula ketika mereka bertemu dengan Gareth Mulroney, seorang tetangga sekaligus pria menarik yang diperankan oleh Orlando Bloom. Ketertarikan yang mendalam terhadap pria tersebut memicu berbagai aksi nekat, mulai dari menggeser pagar pembatas, penguntitan, hingga berujung pada persidangan.
Setelah menjalani persidangan, para suster Holbrooke ditempatkan di perumahan negara di Dublin. Di sana, mereka didampingi oleh seorang pekerja sosial yang diperankan oleh Domhnall Gleeson, yang bertugas memisahkan mereka secara perlahan.
Perjalanan mereka kemudian berlanjut melalui berbagai vignete picaresque, termasuk pencarian suster di sebuah peternakan terpencil hingga upaya menggali terowongan menuju Kepulauan Orkney di lepas pantai Skotlandia. Sepanjang perjalanan, kamera sinematografer Peter Zeitlinger menangkap dinamika visual yang mengalir di berbagai lanskap.
Baca Juga: Heidi Klum Kembali JADI Juri America’s Got Talent Gantikan Simon Cowell
Menjelang akhir penayangan, film ini ditutup dengan adegan yang meninggalkan kisah kedua saudari tersebut dalam pencarian rasa memiliki di luar dunia mereka sendiri. Saat ini, film "Bucking Fastard" masih mencari distributor untuk penayangan di Amerika Serikat.






