Follow FansPage
Berita Tren
Selasa, 11 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
No Result
View All Result
Berita Tren
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Internasional

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Hadirkan Formasi Korona Unik

by Rina Wijayanti
Agustus 10, 2026
in Internasional
0
0
SHARES
143
VIEWS

Fenomena gerhana Matahari total yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026 akan menyajikan pemandangan unik korona Matahari yang tidak bakal pernah terulang dalam bentuk yang persis sama. Peristiwa astronomi ini melintasi sejumlah kawasan, mulai dari Greenland, Islandia, Spanyol, hingga Kepulauan Balearic.

Saat Bulan menutupi piringan Matahari secara sempurna, atmosfer terluar yang dikenal sebagai korona akan terlihat membentang sebagai struktur putih di sekeliling siluet gelap Bulan. Korona—yang berarti "mahkota" dalam bahasa Latin—merupakan lapisan atmosfer yang selalu berubah seiring dinamika magnetik Matahari.

Dalam keadaan biasa, keberadaan korona tidak dapat disaksikan langsung oleh mata telanjang akibat kalah terang oleh fotosfer atau permukaan utama Matahari. Namun, saat fase totalitas gerhana terjadi, fotosfer akan terhalang sehingga lapisan korona yang tersembunyi dapat teramati dengan jelas.

Dinamika Siklus Matahari 25

Penampakan pada gerhana 12 Agustus 2026 mendatang bakal menjadi gambaran langsung kondisi Matahari pada fase tertentu dalam Siklus Matahari 25. Peristiwa ini melintas ketika intensitas aktivitas Matahari mulai surut setelah mencapai puncaknya pada Oktober 2024.

Baca Juga: Misteri Pita Bayangan Jelang Gerhana Matahari Total

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski puncaknya telah lewat, tingkat aktivitas Matahari pada Agustus 2026 diperkirakan masih relatif tinggi. Kondisi tersebut membuat korona diproyeksikan tidak setenang saat periode minimum, tetapi juga tidak sekompleks ketika berada di sekitar puncak aktivitas.

Para ahli memperkirakan korona pada gerhana tersebut masih memperlihatkan aliran kuat yang menjulur jauh ke luar angkasa, tetapi hadir dalam bentuk yang cenderung tidak simetris. Selain itu, ukuran korona saat teramati dapat membentang beberapa kali lebih besar dibandingkan diameter Matahari.

Prediksi dan Penampakan Unik

Bentuk pasti dari atmosfer terluar ini belum dapat dipastikan secara mutlak sebelum hari puncak terjadi. Karakter visual korona sangat bergantung pada kondisi magnetik beberapa hari menjelang gerhana, keberadaan prominensa, posisi kelompok bintik Matahari, hingga potensi timbulnya erupsi.

Fisikawan Matahari sekaligus komunikator sains di Laboratory for Atmospheric and Space Physics (LASP), Ryan French, menjelaskan bahwa ketidakpastian bentuk korona dipengaruhi oleh dinamika fluktuatif Matahari.

Baca Juga: Taiwan Perlambat Internet Seluler untuk Simulasi Komunikasi Darurat Perang

"Apa yang sebenarnya kita lihat selama gerhana Agustus akan bergantung pada seperti apa aktivitas Matahari pada pekan tersebut," kata French.

Selain sapuan cahaya putih korona, para pengamat di sepanjang jalur totalitas juga berpeluang menyaksikan prominensa. Fenomena ini tampak seperti tonjolan atau lingkaran berwarna merah muda di sekitar tepi luar Bulan.

Kesempatan menyaksikan penampakan visual tersebut hanya berlangsung selama beberapa menit durasi totalitas sebelum cahaya fotosfer kembali muncul. Begitu fase totalitas berakhir, tatanan korona yang terlihat pada momen itu resmi menjadi konfigurasi langka yang tidak akan pernah tercipta kembali.

Tags: gerhana matahari totalgreenlandkorona matahariryan frenchSpanyol

Berita Terkait

Peserta perburuan ular piton Burma dalam ajang Florida Python Challenge di Everglades
Internasional

Florida Python Challenge 2026 Eliminasi 280 Ular Invasif di Everglades

by Rizky Pratama
Agustus 9, 2026
Internasional

Elon Musk Menghadapi Tuntutan Rp 2,4 Triliun atas Tunggakan Proyek Data Center

by Rina Wijayanti
Agustus 9, 2026
Internasional

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Durasi Totalitas dan Panduan Pengamatan Aman

by Ahmad Fauzi
Agustus 8, 2026
Internasional

Lele Raksasa Catzilla Kabur di Danau Hesperia California

by Rizky Pratama
Agustus 8, 2026
Perburuan ular piton Burma di kawasan rawa Taman Nasional Everglades Florida
Internasional

Tom Rahill Menang Florida Python Challenge Basmi 96 Piton

by Ahmad Fauzi
Agustus 7, 2026
Leave Comment
  • Bermimpi Jadi Seorang Polisi? Ini Dia Caranya untuk Kalian Para Lulusan SMK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIMAK! Kunci Jawaban WOW Level 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 dan 50

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Nonton Isekai Meikyuu de Harem wo Episode 1 – 12 Sub Indo, Cek Disini Untuk Link Nonton Anime Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angka Keberuntungan Menurut Primbon Jawa Berdasarkan Hari Kelahiran, Cek DISINI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Doa Weton untuk Anak agar menjadi Soleh atau Solehah Arab dan Latin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
Berita Tren

© 2026 Berita Tren

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Info Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren

© 2026 Berita Tren