
Senat Negara Bagian California secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Nomor SB 2319 dengan perolehan suara 33 berbanding 5. Beleid tersebut dirancang khusus untuk membentuk insentif pajak terpisah bagi industri pascaproduksi perfilman dan televisi.
Setelah pengesahan di tingkat senat, RUU tersebut kini telah berpindah ke meja Gubernur California, Gavin Newsom. Langkah ini menempatkan masa depan dukungan negara bagian bagi industri hiburan Los Angeles yang sedang menyusut ke tangan sang gubernur dan jajaran perencana anggaran.
Sebelumnya pada tahun ini, para wakil rakyat sempat membahas wacana alokasi insentif pascaproduksi yang mencapai hingga 100 juta dolar AS. Anggaran tersebut mencakup berbagai bidang seperti efek visual (VFX), penataan musik, hingga pencampuran suara.
Kendati demikian, angka yang sempat dibahas tinggi tersebut kini diproyeksikan secara lebih realistis berada di kisaran 35 juta dolar AS untuk tahun pertama. Penyesuaian ini dilakukan di tengah dinamika kebutuhan fiskal yang berkembang di tingkat negara bagian.
Baca Juga: Tim NBC News dan Warga Palestina Selamat dari Serangan Pemukim di Tepi Barat
Tantangan Pendanaan dan APBD California
Kendati mendapat lampu hijau dari parlemen, RUU SB 2319 menghadapi kendala utama terkait ketersediaan anggaran. Apabila Gubernur Newsom menandatangani beleid tersebut, saat ini belum ada alokasi dana yang disiapkan untuk mendanainya.
Struktur anggaran negara bagian California yang mencapai 352 miliar dolar AS dirancang sangat ketat dengan aturan tanpa defisit. Akibatnya, alokasi dana untuk insentif baru tersebut belum terlihat dalam pos anggaran, meskipun pihak industri Hollywood telah lama mendesak kehadirannya demi memulihkan pemutusan hubungan kerja.
Apabila Newsom menyetujui RUU tersebut, para perencana keuangan negara bagian harus memutar otak untuk menemukan sumber pendanaan yang memadai. Sejumlah pihak, termasuk Motion Picture Editor's Guild, telah menyampaikan pernyataan yang menyambut baik pengesahan RUU tersebut di tingkat senat.
RUU Pengecualian Pajak Perusahaan
Selain RUU insentif pascaproduksi, para anggota parlemen negara bagian juga memperkenalkan RUU terpisah pada hari Jumat lalu. Regulasi baru yang diberi nomor AB136 ini bertujuan memberikan sejumlah pengecualian penting bagi studio film dari pembatasan kredit pajak perusahaan yang baru saja diberlakukan.
Baca Juga: Google Maps Ubah Danau Ontario Jadi Lake America
RUU AB136 disusun untuk merespons berbagai kekhawatiran yang disampaikan para pemangku kepentingan. Salah satu instansi yang menyuarakan keberatan adalah Motion Picture Association, yang menilai pembatasan sebelumnya berpotensi melemahkan upaya perluasan kolam kredit pajak Film dan TV California hingga mencapai 750 juta dolar AS.
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, para anggota parlemen diwajibkan untuk meninjau rancangan undang-undang selama 72 jam sebelum melaksanakan pemungutan suara. Dengan aturan waktu tersebut, pemungutan suara untuk RUU AB136 diperkirakan akan berlangsung pada Senin malam menjelang batas akhir sesi legislatif tengah malam.





