BERITA TREN – Berikut adalah contoh ceramah singkat Ramadhan untuk anak SD yang bertemakan adab terhadap orang tua.
Kamu bisa gunakan ceramah singkat Ramadhan untuk anak SD ini sebagai referensi ya.
Jadi dengan adanya ceramah singkat Ramadhan untuk anak SD ini harapannya semua bisa belajar ceramah.
Ceramah atau dakwah merupakan salah satu bentuk iman kita kepada Allah SWT dan meneruskan tugas Nabi Muhammad SAW.
Tentu dakwah merupakan salah satu bentuk jihad menyebarkan agama Allah dengan penuh keikhlasan.
Berikut adalah contoh ceramah singkat Ramadhan untuk anak SD yang bisa kita simak bersama.
Baca Juga: Angka Keberuntungan Menurut Primbon Jawa Berdasarkan Hari Kelahiran, Cek DISINI
Alhamdulillah, alhamdulillahirobil’alamiin. Assholatuwassa mu’ala asrofil ambiya iwalmursalin saydina muhammadin wa’ala alihi ajmain, ammaba’du !
Yang saya hormati bapak dan ibu sekalian serta teman-teman kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kekuatan dan kesehatan terutama nikmat iman dan islam sehingga kita dapat bertemu dan berkumpul ditempat dan waktu yang penuh berkah ini.
Kemudian marilah kita haturkan sholawat beriring salam keharibaan penghulu kita Rasulullah muhammad SAW, kepada keluarga,nya, sahabat serta seluruh umatnya yang setia hingga akhir zaman, amiin ya robb’alamiin.
Baca Juga: 4 Tablet Rekomendasi Untuk Menggambar: Cocok Untuk Pemula ataupun Sudah Pro
Kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan oleh Allah.
Dalam kesempatan yang berbahagia ini saya akan menyampaikan ceramah saya ini yang berjudul: ” adab terhadap orang tua “
Pada realita kehidupan, kita melihat orang-orang yang berhasil, yang sholeh dan dicintai oleh Allah SWT, maka mereka terbukti senatiasa berbakti kepada kedua orang tuanya.
Sebaliknya kita melihat orang-orang yang celaka, yang terhalang dari rahmat Allah serta hina budi pekertinya, maka terbukti mereka selalu durhaka kepada kedua orang tuanya.
Baca Juga: Contoh Kultum Ramadhan Singkat 7 Menit dengan Materi Orang yang Merugi di Bulan Ramadhan
Allah SWT memerintahkan agar berbuat kepada kedua orang tuanya, bergaul dengan baik bersama keduanya dan Allah menyertakan perintah itu dengan perintah ibadah kepadanya, untuk mengagungkan posisi keduanya serta memuliakan derajatnya.
Rasulullah SAW. Pun telah memerintahkan agar menyambung tali silahturahmi keoada keduanya, taat kepada keduanya dan berbakti kepada keduanya dan nabi muhammad SAW.
Menjadikan kedurhakaan kepada kedua orang tua sebagai dosa yang paling besar.
Baca Juga: Lirik Sholawat Lailahailallah Majelis Nurul Musthofa Lengkap
Begitu pula Rasulullah menjelaskan keridhoaan sert kemurkaan Allah terletak pada keridhoaan dan kemurkaan kedua orang tua seperti sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh ibnu hibban dan hakim yang berbunyi :
Artinya: “ridhonya Allah itu terletak pada keridhoaan kedua orang tua dan murkanya Allah terletak pada kemurkaan kedua orang tua.”
Teman-teman kaum muslimin dan muslimat yang dirahmati oleh Allah.
Dari abu hurairah radiyallahhu ‘anhu dia berkata, “telah datang seserang kepada Rasulullah SAW.
Lalu berkata, “wahai Rasulullah, siapa diantara yang berhak aku pergauli dan berbakti dengan baik ?
Rasul menjawab,”ibumu, kemudian siapa ya Rasulullah, rasul menjawab, ” ibumu, lalu siapa lagi ya Rasulullah, rasul menjawab, ” ibumu, kemudian siapa lagi ya Rasulullah, rasul menjawab, ” bapakmu, kemudian baru orang sekitarmu.”
Subhanallah ! ! Dalam al qur’an Allah SWT tidak menyertakan sesuatu untuk beribadah kepadanya kecuali berbuat baik kepada kedua orang tua.
Baca Juga: Lirik Sholawat Rahmatan Lil Alamin Arab, Latin dan Artinya Lengkap
Dan Allah pula tidak mengaitkan dan merangkai syukurnya seseorang kepadanya kecuali syukur kepada kedua orang tua.
Begitu mulia Allah dan rasulnya menempatkan kedua orang tua, terutama ibu sampai tiga kali Rasulullah menjawab untuk berbuat baik kemudian baru bapak.
Karena ibu telah mengandung kita selama sembilan bulan sepuluh hari, kemudian mengasuhnya dengan penuh kasih dan sayang tanpa mengharapkan imbalan apa-apa dari anaknya.
Seperti yang difirmankan oleh Allah dalam Al Qur’an surat al luqman ayat 14-15 yang artinya: “dan kami perintahkan kepada manusia untuk berbuat baik kepada kedua orang tua ibu dan bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun.
Baca Juga: 5 Inspirasi Kegiatan Ramadhan : Gunakan Waktu Sebaik-Baiknya untuk Menambah Pahala
Bersyukurlah kepadaku dan kepada kedua orang tua ibu bapakmu, hanya kepadakulah kembalimu.
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik dan ikuti jalan orang yang kembali kepadaku, kemudian hanya kepadakulah kembalimu.
Firman Allah yang lain di dalam al qur’an surat an nisa ayat 36 yang berbunyi:
Artinya: “sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukannya dengan sesuatupun dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua ibu bapak.” ( q.s. An nisa: 36 )
Baca Juga: Tips Mengatur Waktu Istirahat Selama Bulan Puasa di Bulan Ramadhan, Nomor 3 Ternyata Penting Banget!
Tidak ada penjelasan bagi orang yang bicara tidak ada komentar bagi orang yang yang berkomentar dan tidak ada tambahan bagi orang setelah kemuliaan yang agung, penghargaan yang mulia dan hukum Allah yang maha bijaksana.
Sesungguhnya perintah tersebut adalah wasiat Allah yang harus dilaksanakan oleh kita selaku anak yang baik.
Saidina ali pernah berkata, sekiranya Allah SWT mengerti sesuatu dalam durhaka yang lebih rendah dari perkataan “hus” niscaya Allah mengharamkannya.
Maka silahkan saja seseorang yang durhaka itu melakukan apa saja yang dikehendakinya sehingga tidak akan masuk sorga dan silahkan saja seseorang yang berbakti itu melakukan apa saja yang yang dikehendakinya sehingga tidak akan msuk neraka.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Kegiatan Ngabuburit Sebelum Buka Puasa: Mulai Berburu Takjil sampai Mengaji
Teman-teman kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan oleh Allah.
Demikianlah ceramah singkat yang saya sampaikan, semoga kiranya mengandung hikmah bagi kita semua, dan apabila ada perkataan yang kurang berkenan di hati kaum muslimin saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan hanya kepada Allah saya mohon ampun amiin ya robbal’alamiin.
Sebelum saya tutup ceramah saya ini saya mempunyai pantu untuk kita semua.
Kalau ada jarum yang patah
Jangan disimpan di dalam peti
Kalau ada kata-kata yang salah
Jangan disimpan di dalam hati
Akhirulkalam wassalamu’alaikum wr. Wb.
Itulah tadi teman teman ceramah singkat Ramadhan untuk anak SD yang dapat BeritaTren.com sampaikan, semoga bermanfaat ya.
***







