Follow FansPage
Berita Tren
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
No Result
View All Result
Berita Tren
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Mengapa Indonesia hanya Mengalami Dua Musim? Siapa Kira Nomor 2 Mempengaruhi Terjadinya Musim Hujan dan Kemarau

by Kris Dwi Antara
Maret 15, 2024
in Nasional
0
0
SHARES
145
VIEWS

BERITA TREN – Pasti kamu pernah berpikir, mengapa Indonesia hanya memiliki dua musim? Kenapa tidak ada musim salju seperti negara Jepang, Korea, atau lainnya?

Ternyata, hal tersebut masih berkaitan dengan pelajaran Geografi. Nah, supaya lebih jelas bisa simak ulasannya di bawah ini.

Mengapa Indonesia hanya mengalami dua musim? Hal ini karena letak Indonesia yang mempengaruhi kondisi iklimnya.

Baca Juga: 4 Jurusan Sepi Peminat SNBT 2024 Unpad Versi Soshum, Salah Satunya Sastra Rusia

Seperti yang sudah diketahui kalau Indonesia mempunyai dua musim utama, yaitu musim hujan dan musim kemarau.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penyebab utama Indonesia memiliki dua musim adalah posisi geografis Indonesia, topografi negara ini, dan pengaruh cuaca global.

Ketiga faktor tersebut akan diulas di bawah ini.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Perkembangan Islam di Asia: Sejarah, Pengaruh, dan Dampaknya

1. Faktor geografis
Faktor pertama Indonesia memiliki dua musim adalah letak geografisnya. Indonesia berada diantara garis lintang khatulistiwa yang membuatnya berada di wilayah iklim tropis.

Hal tersebut membuat suhu di Indonesia relatif konstan sepanjang tahun dengan sedikit perubahan musiman dalam suhu. Dampak paling mencolok adalah sinar matahari yang merata sepanjang tahun.

 

2. Faktor topografi Indonesia
Faktor selanjutnya yang menyebabkan Indonesia memiliki dua musim adalah topografi Indonesia.

Indonesia mempunyai topografi yang beragam, ada pegunungan tinggi, dataran tinggi, lembah, dan pulau-pulau kecil. Semua faktor topografi tersebut memiliki peran kunci dalam pembentukan dua musim utama di Indonesia.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud Energi Terbarukan? Berikut Jawaban Lengkap Definisi, Manfaat, Jenis-jenis, dan Pengembangan Energi Terbarukan

Misalnya pegunungan tinggi di Papua mempunyai efek signifikan dalam menahan awan dan memicu hujan. Ketika angin lembab dari Samudra Hindia atau Pasifik mencapai pegunungan ini, udara akan naik dan mendingin sehingga menyebabkan pembentukan awan dan hujan.

Adanya pulau-pulau kecil juga membawa pengaruh pola musim. Semua faktor topografi di Indonesia memiliki variasi yang signifikan dalam membentuk pola musim hujan dan kemarau.

 

3. Faktor angin muson
Angin muson merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi pola musim di Indonesia.

Ada dua macam angin muson yang menjadi kunci untuk menentukan musim di negara ini, yaitu angin muson barat daya dan angin muson timur laut.

Baca Juga: Apa Jenis Cerita Fiksi Berjudul Kisah Putri Tangguk? Ini Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 4 Halaman 47 Kurikulum 2013

Ketika musim hujan, angin muson barat daya membawa udara lembab dari Samudra Hindia ke Indonesia. Angin ini membawa uap air yang kayak ke atmosfer Indonesia, sehingga terbentuk embun dan membentuk awan hujan.

Sedangkan angin muson timur laut membawa udara kering dari daratan Australia ke wilayah Indonesia. Angin ini cenderung kering dan panas sehingga menyebabkan terjadinya musim kemarau di Indonesia.

***

Itulah jawaban dari mengapa Indonesia hanya mengalami dua musim saja. Ada tiga faktor yang membuat Indonesia hanya memiliki musim kemarau dan musim hujan.

Tags: angin musondua musimIndonesiamusim hujanmusim kemarau

Berita Terkait

Kondisi penanganan kebakaran hutan dan lahan yang meluas di kawasan Gunung Bromo
Nasional

Karhutla Bromo Capai 720 Ha, DPR Minta Evaluasi Total SOP

by Rizky Pratama
Agustus 10, 2026
Gedung Kementerian Agama Republik Indonesia tempat bertugasnya Ditjen Pesantren
Nasional

PMA 16/2026 Terbit, Struktur Ditjen Pesantren Resmi Terbentuk

by Ahmad Fauzi
Agustus 10, 2026
Misi evakuasi warga oleh prajurit Koops TNI Habema menggunakan helikopter Bell di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
Nasional

TNI Dikerahkan Gunakan 2 Helikopter Evakuasi Warga dari Ugimba Intan Jaya

by Kris Dwi Antara
Agustus 10, 2026
Petugas pemadam kebakaran melakukan evakuasi pekerja proyek yang tertimpa beton turap drainase di Jakarta Timur.
Nasional

Dua Pekerja Proyek Saluran Air di Jaktim Selamat Usai Tertimpa Beton Turap

by Ahmad Fauzi
Agustus 10, 2026
Tangkapan layar rekaman CCTV aksi premanisme pemalakan di SPBU Ciwidey Kabupaten Bandung
Nasional

Polisi Tangkap Pemalak SPBU Ciwidey di Karawang Usai Aksinya Viral

by Ahmad Fauzi
Agustus 10, 2026
Next Post

Makan Nasi tapi Gula Darah Tetap Terjaga? Ini Tips dari dr. Zaidul Akbar, Cocok Diterapkan saat Buka Puasa Ramadhan dan Sahur

Leave Comment
  • 4 Khasiat Wirid Sirrullah, Dzatullah, Sifatullah, Wujudullah yang Bisa Kita Ketahui Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angka Keberuntungan Menurut Primbon Jawa Berdasarkan Hari Kelahiran, Cek DISINI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIMAK! Kunci Jawaban WOW Level 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 dan 50

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Biskuit 3D Teka-Teki MPLS atau MOS, Jika penasaran langsung aja deh cek disini..

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Nonton Isekai Meikyuu de Harem wo Episode 1 – 12 Sub Indo, Cek Disini Untuk Link Nonton Anime Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
Berita Tren

© 2026 Berita Tren

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Info Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren

© 2026 Berita Tren