Follow FansPage
Berita Tren
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
No Result
View All Result
Berita Tren
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Kemenkes Beri Penjelasan, Ini Media Penularan yang Wajib Dihindari Agar Tidak Tertular Cacar Monyet

by Kris Dwi Antara
Maret 22, 2025
in Nasional
0
0
SHARES
143
VIEWS

 

Berita Tren – Wabah cacar monyet sekarang ini menjadi isu yang mendapatkan perhatian dunia, termasuk dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia.

Bagaimana cara wabah cacar monyet atau monkeypox ini menular masih dianalisa oleh Kemenkes.

Kemenkes terus mencari jawaban mengapa wabah cacar monyet ini bisa menular dan mencari media penularannya.

Dilansir oleh Tim Berita Tren 03 dari artikel PikiranRakyat-Tasikmalaya.com yang berjudul “Waspada! Cacar Monyet Menular Lewat Media Ini, Begini Penjelasan dari Kemenkes”, berikut penjelasan Kemenkes.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Wanita dengan Tanda Zodiak Taurus Dianggap Pasangan yang Ideal, Ada 4 Tanda!

Juru bicara Kemenkes, Mohammad Syahril pernah mengungkapkan penularan cacar monyet bisa melalui banyak media.

“Penularan dapat melalui darah, air liur, cairan tubuh, lesi kulit ataupun cairan pada cacar hingga droplet pernapasan,” ungkapnya.

Syahril juga menambahkan dari sisi inkubasi monkeypox rata-rata terjadi dari 6 sampai 16 hari.

Akan tetapi, pada periode tertentu proses inkubasi dapat berubah dari 5 sampai 21 hari.

Baca Juga: 3 Cara Mengotrol Stress dengan Langkah yang Mudah dan Tepat, Salah Satunya dengan Meditasi

Terdapat fase gejala awal terjadi 1 sampai 3 hari berupa demam tinggi, sakit kepala hebat, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri otot, nyeri punggung, dan terasa lemas.

Syahril memberi informasi fase erupsi ataupun dikenal sebagai fase infeksius akan memunculkan ruam di kulit.

Proses ruam terjadi dari area wajah kemudian menyebar ke bagian tubuh lain. Bertahap ruam merah tersebut akan berubah menjadi cacar makulopapular.

Fase cacar makulopapular akan terlihat melepuh berisi cairan bening atau disebut sebagai blister.

Baca Juga: Mantap Gugat Mayang, Bos Tan Skin Tidak Akan Mundur Menggugat

Kondisi melepuh berisi nanah akan berubah menjadi keras ataupun keropeng hingga akhirnya rontok.

“Rata-rata diperlukan waktu sampai 3 minggu untuk periode lesi tersebut menghilang dan rontok,” kata Syahril.

Bentuk cacar monyet yang memiliki fase tersebut disebabkan komplikasi virus human monkeypox (MPXV) orthopoxvirus dari famili poxviridae bersifat highlipatogenik ataupun masuk kategori zoonosis.

Virus Monkeypox ditemukan pertama kali tepat tahun 1958 lalu penularan pertama kali dialami anak-anak di tahun 1970.

Baca Juga: Link Twibbon Hari Sepeda Sedunia 2022 Keren, Aesthetic dan Cocok di Posting ke Sosmed

Tidak hanya memperbaiki situs khusus untuk FAQ seputar wabah cacar dari monyet ini, Kemenkes juga mempersiapkan surat edaran untuk semua daerah baik itu dinas kesehatan, kesehatan pelabuhan, dan rumah sakit.

Nantinya juga akan ada revisi pedoman pencegahan dan pengendalian cacar monyet akan terus dilakukan menyesuaikan kondisi terbaru.

Situasi perkembangan penyebaran virus monkeypox akan mengacu pada informasi pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sehubungan media penularan virus monkeypox melalui droplet Syahril memberi saran kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga: BLT PKH 3 Juta Akan Berakhir di Bulan Ini, Lakukan Cek Resmi di cekbansos.kemensos.go.id Agar Bisa Cair

Untuk lebih mudahnya, protokol kesehatan mencuci tangan memakai sabun, mengenakan masker, melakukan perilaku hidup bersih dan sehat juga bisa diterapkan sebagai upaya preventif. *** (Suci Nurzannah Efendi/PikiranRakyat-Tasikmalaya.com)

Berita Terkait

Momen Prabowo Cium Bendera Merah Putih
Nasional

Momen Prabowo Cium Bendera Merah Putih, Paskibraka Pembawa Baki Terharu

by Rizky Pratama
Agustus 18, 2025
Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 18 Agustus 2025
Nasional

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 18 Agustus 2025 Ditiadakan, Ini Alasannya

by Rina Wijayanti
Agustus 18, 2025
Kumpulan 40 Link Twibbon HUT RI ke-80
Nasional

Kumpulan 40 Link Twibbon HUT RI ke-80 untuk 17 Agustus 2025, Gratis!

by Aditya Saputra
Agustus 17, 2025
Ucapan HUT ke-80 RI 2025
Nasional

Deretan Inspirasi Ucapan HUT ke-80 RI 2025, Penuh Makna dan Semangat

by Kris Dwi Antara
Agustus 17, 2025
Pemerintah Paparkan Metodologi Penghitungan Angka Kemiskinan Nasional
Nasional

Pemerintah Paparkan Metodologi Penghitungan Angka Kemiskinan Nasional

by Ahmad Fauzi
Juni 15, 2025
Next Post

Sabet Gelar ke-14 Liga Champions, Mantan Bek Real Madrid Sergio Ramos Berikan Selamat di Twitter

Leave Comment
  • Link Nonton Isekai Meikyuu de Harem wo Episode 1 – 12 Sub Indo, Cek Disini Untuk Link Nonton Anime Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TERJAWAB SUDAH! Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 192, Menuliskan Ungkapan yang Lebih Santun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIMAK! Kunci Jawaban WOW Level 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 dan 50

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panduan Lengkap Perbedaan Barcode Solar Subsidi dan Industri Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kunci Jawaban PKN Kelas 8 Halaman 29, Membuat Tabel Bagan Hubungan Isi Proklamasi Kemerdekaan dan UUD 1945

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
Berita Tren

© 2026 Berita Tren

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Info Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren

© 2026 Berita Tren