Elon Musk melalui SpaceX dan Tesla menyiapkan investasi raksasa hingga USD 16,8 miliar atau lebih dari Rp 300 triliun untuk membangun pabrik semikonduktor bernama Terafab. Fasilitas manufaktur yang berlokasi di luar College Station, Grimes County, Texas ini dirancang untuk memproduksi chip AI dalam skala besar.
Pembangunan pabrik chip ini didorong oleh kebutuhan mendesak SpaceX dan Tesla yang memproyeksikan kebutuhan komponen mereka melampaui total produksi chip dunia saat ini. Fasilitas tersebut disiapkan untuk memproduksi chip bagi kendaraan otonom, robot humanoid, hingga pusat data berbasis antariksa.
Berbeda dari model manufaktur konvensional, Terafab akan mengintegrasikan seluruh tahapan pemrosesan semikonduktor ke dalam satu fasilitas. Menurut SpaceX, proses manufaktur, pengemasan, hingga pengujian perangkat logika dan memori canggih akan dilakukan di satu lokasi tanpa melibatkan perusahaan terpisah.
Insentif dan Dampak Ekonomi
Proyek raksasa ini mendapatkan dukungan pendanaan dari pemerintah negara bagian Texas. Gubernur Greg Abbott mengumumkan bahwa proyek Terafab menerima hibah sebesar USD 30 juta dari Texas Enterprise Fund.
Baca Juga: Akses GPT-5.6 Luna Resmi Dibuka untuk Pengguna ChatGPT Gratis
Selain hibah negara bagian, kelonggaran fiskal juga diberikan oleh pemerintah setempat. Distrik sekolah Anderson-Shiro CISD dan Iola ISD memberikan persetujuan akhir untuk keringanan pajak proyek ini, menyusul persetujuan pembebasan pajak properti oleh Grimes County.
Peluang investasi ini memicu dampak ketenagakerjaan yang signifikan di wilayah Texas. Perusahaan mencatatkan telah menciptakan lebih dari 56.000 lapangan kerja langsung maupun tidak langsung dalam siklus operasinya.
Kehadiran ekspansi bisnis tersebut diperkirakan menyumbang dampak ekonomi sebesar USD 28 miliar sejak 2024. Di samping itu, aktivitas industri ini memberikan kontribusi ratusan juta dolar melalui penerimaan pajak tidak langsung pada periode yang sama.
Ekspansi Wilayah dan Penolakan Warga
Kehadiran Terafab memperkuat jaringan fasilitas SpaceX yang berpusat di Texas. Perusahaan tersebut meluncurkan roket di dekat Brownsville, menguji mesin di McGregor, serta memproduksi komponen satelit internet pita lebar di Bastrop.
Baca Juga: Integrasi Layanan Darurat 110 di SuperApp Polri Jangkau Tingkat Polsek
Elon Musk menegaskan pentingnya langkah strategis ini untuk menopang kebutuhan operasional perusahaannya di masa depan. "Kami kini memulai upaya pembuatan chip yang paling luar biasa," ujar Elon Musk dalam sebuah pernyataan.
Ia menambahkan bahwa fasilitas ini memegang peran kunci bagi kemajuan teknologi dan ketenagakerjaan. "Terafab menghadirkan teknologi manufaktur mutakhir ke Amerika, menciptakan ribuan lapangan kerja bergaji tinggi di Texas, serta memungkinkan kami memproduksi chip AI dalam skala besar untuk penggunaan di Bumi maupun di luar angkasa," lanjutnya.
Namun, rencana pembangunan fasilitas raksasa ini memicu penolakan dari sebagian warga lokal di Grimes County. Pembeli dan penghuni wilayah pedesaan mengkhawatirkan dampak proyek terhadap gaya hidup, nilai properti, serta kelestarian lingkungan.
Kelompok Grimes County Citizens for Responsible Development mengambil tindakan dengan mengumpulkan hampir 900 tanda tangan petisi. Mereka menuntut adanya transparansi, pengawasan independen, perlindungan lingkungan, serta ruang partisipasi bagi publik.
Baca Juga: Spesifikasi Tecno Pova 8 5G: Baterai 8.000 mAh dan Layar 144 Hz
Direktur operasional kelompok tersebut, Marie Egyed, menyuarakan keprihatinan atas dampak pembangunan masif di daerah mereka. "Kami memahami bahwa kemajuan teknologi terus berjalan, namun kemajuan tidak bisa hanya diukur dari nilai investasi, pendapatan pajak, atau lapangan kerja. Kemajuan juga harus diukur dari seberapa baik kita melindungi masyarakat, lahan, air, jalan raya, satwa liar, keselamatan publik, dan komunitas pedesaan yang sudah ada di sini sebelum proyek ini hadir," imbuhnya.






