Xiaomi secara resmi melakukan debut di ajang IFA 2026 yang berlangsung di Berlin. Perusahaan teknologi asal China ini membawa lebih dari 380 produk yang mencakup sektor smartphone, perangkat rumah pintar, robot humanoid, hingga kendaraan listrik.
Pameran ini tercatat sebagai showcase mandiri terbesar yang pernah dilakukan Xiaomi di luar wilayah China. Dalam perhelatan tersebut, perusahaan menggunakan lahan seluas lebih dari 3.300 meter persegi untuk memperkenalkan ekosistem "Human x Car x Home".
Konsep itu dirancang untuk menyatukan perangkat pribadi, kendaraan cerdas, dan peralatan rumah dalam satu sistem tunggal berbasis kecerdasan buatan. Chief Marketing Officer Xiaomi, Xu Fei, menyatakan bahwa keikutsertaan tahun ini menandai momen krusial bagi ekspansi global perusahaan.
Tahun ini IFA menjadi tonggak penting dalam perjalanan global Xiaomi, ujar Xu Fei. Ia menambahkan bahwa cakupan bisnis perusahaan kini telah berkembang melampaui perangkat telepon genggam.
Baca Juga: Bocoran Harga iPhone Ultra Muncul di Australia, Termahal Tembus Rp59 Juta
Transformasi tersebut mencakup perluasan ke ranah smart home, kendaraan listrik, kecerdasan buatan, sistem operasi, semikonduktor, robotika, serta sektor manufaktur pintar. Seluruh inovasi tersebut dibagi ke dalam tiga zona pameran utama, yaitu AI Tomorrow, AI Today, serta zona portofolio produk.
Zona Teknologi Masa Depan
Zona AI Tomorrow diisi dengan kehadiran Xiaomi Vision Gran Turismo. Model tersebut merupakan mobil konsep hypercar listrik yang dikembangkan secara khusus untuk kebutuhan waralaba permainan digital Gran Turismo.
Selain kendaraan konsep tersebut, divisi Xiaomi Auto juga memamerkan lini kendaraan produksi terbaru seperti Xiaomi SU7 dan Xiaomi SU7 Ultra. Zona AI Today sendiri berpusat pada peragaan Xiaomi SU7 Max beserta simulasi tata ruang rumah.
Simulasi itu mendemonstrasikan fungsi kecerdasan buatan dalam mengintegrasikan telepon pintar, kendaraan, dan perangkat rumah tangga. Tidak ketinggalan, Xiaomi membawa robot humanoid CyberOne yang mampu berinteraksi langsung bersama para pengunjung melalui gerakan tangan.
Baca Juga: Audacity 4.0 Resmi Dirilis dengan Mode Gelap dan Fitur Suntingan Granular
Robot tersebut juga telah menjalani pengujian operasional di pabrik Xiaomi Auto guna menangani pekerjaan manufaktur. Pihak perusahaan mencatat tingkat keberhasilan CyberOne dalam menyelesaikan tugas pengencangan baut mengalami peningkatan dari sekitar 90 persen menjadi 98 persen dalam kurun waktu empat bulan.
Inovasi Ponsel dan Ekspansi Eropa
Pada lini perangkat komunikasi genggam, Xiaomi memamerkan perangkat lipat Xiaomi 18 Fold. Perangkat tersebut ditenagai oleh XRING O3, yakni cip generasi terbaru yang dikembangkan secara mandiri oleh perusahaan.
Kehadiran perangkat lipat ini merefleksikan langkah strategis perusahaan untuk memperdalam penguasaan teknologi inti. Langkah tersebut mencakup pengembangan komponen semikonduktor secara mandiri di tengah persaingan global.
Secara bersamaan, manajemen mengumumkan rencana ekspansi skala besar untuk merek perangkat rumah pintar Mijia ke kawasan Eropa. Lini produk Mijia saat ini menaungi lebih dari 2.000 produk yang terbagi dalam lebih dari 130 kategori berbeda.
Baca Juga: OpenAI Resmi Rilis GPT-6 Astra, AI Canggih yang Sempat Ditahan
Seluruh portofolio produk Mijia tersebut dapat diintegrasikan melalui aplikasi Xiaomi Home. Perluasan jangkauan merek Mijia ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan ekosistem Human x Car x Home ke pasar internasional.
Sebagai kelanjutan dari strategi ekspansi regional, perusahaan mematok target pemasaran kendaraan listrik di benua biru. Mobil listrik buatan Xiaomi dijadwalkan mulai merambah pasar Eropa, termasuk wilayah Jerman, pada tahun 2027.






