BERITA TREN – Selebgram Clara Shinta kembali menjadi buah bibir setelah dituding sebagai pengunggah pertama video ceramah Miftah Maulana atau Gus Miftah yang viral karena disebut mengolok-olok seorang penjual es teh bernama Sunhaji. Video tersebut memicu polemik besar di media sosial, bahkan menyeret Clara dalam ancaman dan hujatan dari berbagai pihak, termasuk pendukung Gus Miftah.
Tudingan ini turut didorong oleh pernyataan dari Kiai Syarif Rahmat yang meminta agar pelaku penyebaran video tersebut ditelusuri hingga tuntas. “Cari siapa pembuat, pengedit video pertama. Telusuri sampai ketemu siapa yang memesan ini,” ujar Kiai Syarif dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial.
Selain itu, sejumlah netizen di pihak Gus Miftah juga melontarkan ancaman kepada Clara Shinta. Salah satu akun bernama @lanangetakat di platform X, menulis, “Jika dalam waktu 1×24 jam saudari Clara Shinta belum juga muncul dan memberi keterangan yang jelas, maka kami akan memberi serangan cyber berupa opini dan narasi buruk tentang diri Anda.”
Awal Tuduhan ke Clara Shinta
Baca Juga: PNS Wajib Tahu! Begini Cara Pencairan Dana Pensiun Taspen Mudah, Lengkapi Syarat Ini!
Baca Juga: Formula Perhitungan Single Salary PNS Buat Gaji Bulanan jadi Lebih Besar?
Baca Juga: Mengenal Single Salary, Sistem Gaji PNS Terbaru hingga Rp50 Juta per Bulan, Cek di Sini!
Baca Juga: Pilkada Telah Berlalu, Apa Saja Himbauan Penting Menteri PANRB Rini Widyantini untuk ASN?
Baca Juga: Ciptakan ASN Unggul ala Menteri Rini Widyantini: Korpri punya tanggung jawab
Publik mengaitkan Clara Shinta sebagai penyebar video karena ia sempat mengunggah video call bersama Sunhaji di akun Instagram-nya pada Selasa (3/12/2024). Dalam video tersebut, Clara bertanya langsung kepada Sunhaji tentang perasaannya setelah mendapatkan perlakuan dari Gus Miftah.
Respons Sunhaji dalam video tersebut berbeda dari pernyataan sebelumnya yang terlihat santai terkait ucapan Gus Miftah. Kepada Clara, Sunhaji mengungkapkan bahwa ia merasa sakit hati dan sedih.
âYa sakitlah (diolok-olok), sedih, niat mencari nafkah buat anak istri kok malah digituin, ya sedih bu, gimana lagi jadi,â ucap Sunhaji saat berbincang dengan Clara.
Pengunggah Pertama Video Gus Miftah
Namun, fakta lain mulai terungkap. Dilansir BeritaTren.com dari beberapa sumber, video ceramah Gus Miftah yang menjadi kontroversi itu ternyata sudah diunggah oleh akun-akun resmi jauh sebelum Clara Shinta membuat konten terkait.
Ceramah tersebut diketahui berlangsung di Magelang, Jawa Tengah, pada 20 November 2024. Akun YouTube PCNU Kabupaten Magelang mengunggah video ceramah berdurasi hampir tiga jam pada 29 November 2024. Video tersebut bahkan sudah ditonton lebih dari 31 ribu kali sebelum akhirnya dihapus setelah polemik mencuat.
Tak hanya itu, akun resmi YouTube Gus Yusuf Channel juga diketahui lebih dulu menyiarkan acara tersebut secara live streaming. Video berjudul Magelang Bersholawat Bersama Gus Miftah, Gus Yusuf Ch | Habib Zaidan Bin Yahya berdurasi 2 jam 49 menit ini turut memuat momen yang menjadi kontroversi.
Dalam deskripsi video tersebut, acara ini disebut berlangsung pada Rabu, 20 November 2024, di Lapangan Drh. Soepardi, Kota Mungkid, Kabupaten Magelang.
Publik Reaksi
Kejadian ini menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, sebagian besar mempertanyakan mengapa Clara Shinta menjadi sasaran utama atas penyebaran video tersebut. Padahal, bukti menunjukkan bahwa video itu pertama kali disebarkan oleh akun-akun resmi organisasi keagamaan.
“Aneh banget kalau Clara disalahkan. Orang jelas-jelas video awalnya dari kanal-kanal resmi, malah selebgram yang dikejar,” tulis seorang warganet di kolom komentar.
Kasus ini menyoroti pentingnya verifikasi informasi sebelum menyalahkan pihak tertentu. Clara Shinta kini menjadi contoh bagaimana mudahnya seseorang menjadi sasaran hujatan tanpa bukti konkret.
Kejadian ini juga mempertegas perlunya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi di era digital, terutama jika melibatkan tokoh publik dan isu sensitif.







