Stadion baseball Fenway Park di Boston, Amerika Serikat, bertransformasi menjadi arena perayaan bagi penggemar seri novel roman hoki karya Rachel Reid, Heated Rivalry, pada 31 Agustus. Acara bertema khusus ini berhasil menarik kehadiran 12.000 penonton yang memadati kandang tim Boston Red Sox tersebut melalui penjualan tiket reguler dan VIP.
Dalam acara yang bertepatan dengan pertandingan Red Sox melawan Seattle Mariners ini, para suporter tampak mengenakan jersey hoki bertuliskan nama karakter utama, Hollander dan Rozanov. Keterlibatan ribuan penggemar ini mencerminkan lonjakan popularitas besar yang diraih karya Reid setelah diadaptasi ke layar kaca.
Antusiasme Penggemar dan Kesuksesan Tiket
Craig Swinwood, CEO HarperCollins Canada dan Harlequin yang bermitra dalam penyelenggaraan acara, mengungkapkan bahwa tiket terjual habis dalam waktu beberapa hari saja. Sebanyak 2.500 tiket VIP bahkan ludes dalam hitungan menit setelah dibuka untuk umum.
"Kami belum pernah melihat fandom buku percintaan sebesar ini sebelumnya," ujar Swinwood saat berlangsungnya acara di stadion.
Baca Juga: NEON Rilis Trailer Dokumenter Once Upon a Time in Harlem
Perubahan Lanskap Industri Buku Roman
Menurut Swinwood, pencapaian luar biasa di Fenway Park merupakan cerminan dari pergeseran yang lebih luas dalam industri penerbitan buku roman. Ia menilai genre tersebut kini telah menjadi ranah yang jauh lebih inklusif dan terbuka dibandingkan masa lalu.
"Romansa adalah tenda yang besar. Orang-orang mulai menyadari bahwa genre ini telah menjadi jauh lebih terbuka, jauh lebih inklusif dari sebelumnya," kata Swinwood.
Meskipun para pembaca novel roman selalu beragam sejak dulu, ia mencatat bahwa para penerbit baru mulai benar-benar menerbitkan karya yang merangkul keberagaman tersebut secara luas seperti saat ini. Keberhasilan Heated Rivalry dinilai telah membuka jalan bagi banyak penulis cerita roman berkualitas lainnya.
Kedekatan Emosional Rachel Reid dengan Fenway Park
Bagi sang penulis, Rachel Reid, malam perayaan tersebut memiliki arti yang sangat mendalam karena berkaitan erat dengan perjalanan hidup pribadinya. Tumbuh sebagai penggemar berat Red Sox, ia pertama kali mengunjungi stadion bersejarah tersebut bersama keluarganya saat berusia 11 tahun.
Baca Juga: La Trice Verrett Tersingkir di Pekan 8 Big Brother Season 28
Ketika pihak Red Sox menghubungi dan menawarkan gagasan malam bertema Heated Rivalry, Reid menyambutnya dengan antusias tinggi. Ia bahkan mendapat kesempatan untuk melakukan lemparan bola pertama secara seremonial bersama sang ayah di lapangan.
"Saya sangat, sangat senang ketika mereka menghubungi karena saya adalah penggemar Red Sox. Saya menyukai stadion ini," tutur Reid.
Transformasi Kehidupan dan Buku Terbaru
Popularitas global dari adaptasi televisi untuk platform Crave di Kanada dan HBO di Amerika Serikat turut mengubah kehidupan sehari-hari Reid secara drastis. Ia mengaku harus membiasakan diri menghadapi para penggemar yang mengenali dirinya di ruang publik.
"Hidup saya telah berubah cukup banyak tahun ini. Sangat tidak biasa bagi seorang penulis untuk dapat dikenali, bahkan bagi penulis-penulis besar sekali pun," ucapnya.
Baca Juga: Nicole Kidman Ingin Main Film Dune tapi Sutradara Denis Villeneuve Tak Pernah Mengajaknya
Menatap masa depan seri Game Changers, Reid bersiap meluncurkan buku berikutnya yang berjudul Unrivaled pada 1 Juni 2027. Novel tersebut akan melanjutkan kisah hubungan antara Ilya dan Shane sebagai sekuel dari The Long Game setelah melewati babak baru pernikahan dan kehidupan bersama.
"Saya pikir pelajaran dari kesuksesan Heated Rivalry adalah menghormati materi sumber, kekayaan intelektual, penulis, serta para penggemar buku," pungkas Reid.






