Film terbaru karya Martin McDonagh yang berjudul "Wild Horse Nine" mengangkat kisah sepasang agen CIA dalam sebuah perjalanan liburan penuh intrik. Karya sinematik ini tayang perdana di Festival Film Venesia 2026 dan dijadwalkan rilis di bioskop oleh Searchlight Pictures pada Jumat, 6 November.
Cerita berfokus pada karakter Chris, yang diperankan oleh John Malkovich, bersama rekannya Lee yang diperankan oleh Sam Rockwell. Keduanya digambarkan tengah berada di Chili untuk merancang kudeta 11 September terhadap presiden sosialis yang dipilih secara demokratis, sebuah langkah yang disadari akan menjerumuskan negara tersebut ke dalam diktator militer.
Lebih dari sekadar agen intelijen biasa, karakter Chris digambarkan sebagai personifikasi dari upaya Amerika Serikat dalam menggulingkan pemerintahan asing sepanjang abad ke-20. Ia tercatat pernah berada di Kuba untuk memprovokasi para pengasingan yang gagal menggulingkan Fidel Castro pada 1961, serta berada di Dallas, Amerika Serikat, pada Jumat sore di bulan November 1963.
Perjalanan ke Pulau Paskah dan Latar Sejarah
Di tengah ketegangan persiapan politik tersebut, Chris dan Lee memutuskan mengambil waktu istirahat sejenak dengan melakukan perjalanan wisata ke Pulau Paskah. Lokasi terpencil ini berjarak sekitar 2.300 mil di sebelah barat pesisir Santiago, Chili.
Baca Juga: Dokumenter Terakhir William Greaves ‘Once Upon a Time in Harlem’ Rilis Oktober
"Wild Horse Nine" tercatat sebagai film fitur kedua yang pernah melakukan proses syuting di tanah terpencil Rapa Nui, menyusul epik karya Kevin Reynolds pada 1994 yang berjudul "Rapa Nui". Selama di pulau tersebut, kedua agen berinteraksi dengan warga lokal serta merenungkan peran mereka dalam gejolak yang akan segera menimpa warga Chili.
Dinamika Karakter dan Penampilan Pemeran
Hubungan antara Chris dan Lee diwarnai oleh kondisi kesehatan Chris yang mulai mengalami penurunan daya ingat. Hal ini menempatkan Lee dalam posisi sebagai pengawas sekaligus rekan kerja yang mendampinginya di tengah lanskap Pulau Paskah yang dipenuhi patung-patung moai kuno berusia sekitar 750 tahun.
Malkovich membawakan karakternya dengan memadukan gaya santai seorang koboi dan paranoia dari target buronan. Sepanjang kariernya dalam cerita, Chris mengeklaim telah menghabisi 68 nyawa dan membagikan informasi tersebut dengan santai layaknya sebuah rumor belaka.
Menjelang akhir cerita, dinamika liburan kedua agen intelijen tersebut berubah ketika mereka harus berurusan dengan atasannya di tubuh CIA. Situasi berkembang menjadi ancaman keamanan nasional Amerika Serikat yang melibatkan baku tembak, penyanderaan, serta berbagai penyesalan yang diutarakan para karakternya.
Baca Juga: Film Baru By Any Means Soroti Kisah Nyata Gerakan Hak Sipil






