Aktor senior George Clooney berbicara panjang lebar mengenai perjalanan kariernya, prinsip hidup, hingga proyek film terbarunya dalam sebuah sesi kelas master di Festival Film Venesia pada hari Kamis. Dalam kesempatan tersebut, bintang perfilman Hollywood ini membagikan pandangannya tentang bagaimana meraih kesuksesan di dunia seni peran serta aturan moral yang ia jadikan pegangan hidup.
Sebelum merintis karier di dunia akting atas dorongan sepupunya yang juga seorang aktor, Miguel Ferrer, Clooney sempat melakoni berbagai pekerjaan awal. Ia pernah bekerja di sebuah ladang tembakau di Kentucky dan menjual asuransi. Menurutnya, pencapaian popularitas yang diraih pada usia yang tidak terlalu muda justru memberikan dampak positif bagi perkembangan profesionalismenya.
Perjalanan Karier dan Pandangan tentang Kesuksesan
Clooney mengungkapkan bahwa ia mencapai kesuksesan pada usia 33 tahun, bukan ketika usianya baru menginjak 23 tahun. Ia menilai bahwa usia muda yang dibarengi kesuksesan instan kerap kali tidak menyisakan ruang bagi seseorang untuk melakukan kesalahan dan belajar darinya secara pribadi.
"Saya tidak berpikir sangat membantu untuk menjadi sangat muda dan sangat sukses; saya tidak berpikir Anda mendapat kesempatan untuk membuat kesalahan. Dan ketika Anda membuat kesalahan, saya tidak berpikir Anda mendapat kesempatan untuk membuat kesalahan secara pribadi. Dan kesalahan-kesalahan itulah yang Anda pelajari darinya. Jadi saya sangat beruntung bahwa saya menjadi jauh lebih sukses jauh kemudian dalam hidup," ujar Clooney.
Baca Juga: NEON Rilis Trailer Dokumenter Once Upon a Time in Harlem
Peran Faktor Keberuntungan dan Ketekunan
Di hadapan para calon aktor yang hadir, suami dari pengacara hak asasi manusia Amal Clooney ini juga memotivasi audiens untuk terus mengejar impian mereka tanpa rasa penyesalan di kemudian hari. Ia mengingatkan pentingnya mencoba agar seseorang tidak merasa kecewa saat menginjak usia senja.
"Anda tidak ingin bangun pada usia saya, pada usia 65 tahun, dan mengatakan Anda tidak pernah mencoba. Itu saja. Anda harus mencoba. Sekarang, hal itu mungkin tidak berhasil. Anda tahu, itu membutuhkan banyak keberuntungan, banyak hal yang tidak ada hubungannya dengan bakat atau keahlian Anda. Meskipun demikian, Anda akan sangat marah pada diri sendiri di kemudian hari jika Anda tidak mencoba," kata Clooney.
Meski mengakui bahwa faktor keberuntungan memegang peranan besar dalam industri hiburan, ia menekankan bahwa seseorang dapat menciptakan peluang tersebut melalui kerja keras dan konsistensi. Ia mengibaratkannya dengan kisah pegolf terkenal Jack Nicklaus yang menyatakan bahwa kerja keras dan latihan intensif membuat seseorang menjadi lebih beruntung.
Prinsip Hidup dari Sang Ayah
Dalam sesi tersebut, peraih Oscar ini juga mengenang pengaruh besar sang ayah dalam membentuk prinsip moral yang ia terapkan hingga saat ini. Nilai tersebut juga mendasari berbagai kegiatan kemanusiaan yang ia jalankan bersama yayasan miliknya dan sang istri, termasuk upaya membebaskan jurnalis yang ditahan di negara-negara otoriter.
Baca Juga: La Trice Verrett Tersingkir di Pekan 8 Big Brother Season 28
"Ayah saya biasa berkata kepada saya: 'Saya tidak peduli apa yang kamu lakukan dalam hidup. Saya tidak peduli. Kamu memiliki satu tanggung jawab, dan itu adalah menantang orang-orang yang memiliki kekuasaan lebih darimu dan membela orang-orang yang memiliki kekuasaan lebih sedikit darimu.' Itu saja. Jika kamu tidak melakukan hal lain, kamu sukses. Itu benar," ungkapnya.
Menutup sesinya dengan emosional, Clooney turut mengenang kepergian saudara perempuannya yang meninggal dunia akibat kanker tahun lalu. Ia merefleksikan momen-momen terakhir bersama sang saudari sebagai pengingat akan singkatnya waktu kehidupan dan pentingnya menemukan kebahagiaan.






