BERITA TREN – Sebuah kota di Banten yang punya julukan kota baja nyatanya merupakan hasil pemekaran wilayah.
Uniknya kota menjadi kota otonom pada akhir tahun 1990an ini berbatasan langsung dengan selat sunda di bagian barat.
Sebelum menjadi kota otonom, kota yang ada di Banten ini termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Serang.
Tidak terlalu luas, wilayah kota hasil pemekaran kabupaten Serang tersebut hanya memiliki luas 162,5 km².
Pada masa Hindia-Belanda wilayah ini sejatinya merupakan sebuah distrik atau districh dimana saat itu telah ada semacam pondok pesantren terkenal.
Dua perguruan Islam itu adalah Perguruan Al-Khairiyah dan Madrasah Al-Jauharotunnaqiyah yang melahirkan banyak tokoh Islam di Banten.
Baca Juga: Lindungi Data diri dengan Cara Menghapus History Pencarian Google secara Berkala
Sejak masa sesudah kemerdekaan, kota ini berkembang menjadi kota dengan industri baja.
Bahkan berdiri salah satu pabri baja yang cukup terkenal di Indonesia dan Asia, Krakatau Steel dimana dulunya bernama Pabrik Baja Trikora.
Aspirasi supaya wilayah ini memekarkan diri dari Kabupaten Serang sudah sejak lama digaungkan.
Baca Juga: Berstatus Lulusan SMA? Inilah Prediksi 8 Formasi CPNS dan PPPK 2024 Kemenkumham, Optimis ASN!
Namun baru memasuki masa reformasi, cita-cita masyarakat untuk pemekeran wilayah terlaksan.
Pemekeran wilayah kota satu ini berbarengan dengan terbentuknya kota Depok yang mekar dari wilayah Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Berpenampilan Keren, Kekinian dan Nyaman: Rekomendasi Hoodie Pria Terbaik di Indonesia
Sudah tahu nama kota yang merupakan hasil pemekaran dari kabupaten Serang dan bersebelahan dengan Selat Sunda itu?
Kota tersebut merupakan kota Cilegon yang punya julukan kota baja. Hal itu seperti disebutkan di atas, tak terlepas dari industri baja di wilayahnya. ***







