BERITA TREN — Luas daerahnnya mencapai 160an kilometer persegi di provinsi Banten ini mempunyai banyak objek vital.
Meski luas daerahnya tidak terlalu luas, namun kota hasil pemerkaran di Banten tersebut terdapat sejumlah ojek vital milik negara.
Dulunya sebelum ada pemekaran wilayah, kota ini masuk ke dalam daerah Kabupaten Serang hingga akhirnya berpisah pada akhir tahun 1990an.
Baca Juga: Rekomendasi Produk Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berjerawat di Indonesia
Lokasi kabupaten ini sendiri cukup strategis karena menjadi pintu gerbang masuk ke pulau Jawa dari Sumatera.
Maka tidak heran sejak zaman kerajaan juga di era kolonial, wilayah ini menjadi penting terutama bagi jalur perdagangan.
Kota hasil dari pemekaran ini juga terbilang unik karena tidak selalu berbatasan dengan daratan.
Pasalnya di utara, kota ini berbatasan langsung dengan Laut Jawa sementara di barat dengan selat Sunda.
Pasca kemerdekaan, wilayah ini berkembang pesat setelah mulai muncul pengolahan industri baja.
Terbukti, dengan adanya pabrik baja di wilayah tersebut bernama Pabrik Baja Trikora yang kemudian seiring bertambahnya tahun berubah menjadi Pabrik Krakatau Steel.
Baca Juga: Prediksi 6 Formasi CPNS 2024 Lulusan Teknik Informatika di Kominfo, Peluang Lolos Besar!
Wilayah induk dari kota yang berkembang pesat tersebut dan terkenal karena pabrik bajanya itu adalah Kabupaten Serang.
Namun pada tahun 1999 tepatnya di bulan April kota ini memisahkan diri dari Kabupaten Serang dan melahirkan kota baru.
Kota tersebut adalah kota Cilegon yang punya banyak objek vital seperti Pelabuhan Merak, Pelabuhan Cigading, Krakatau Steel, PLTU Suralaya, dan PLTU Krakatau Daya Listrik.
Baca Juga: Prediksi 6 Formasi CPNS 2024 Lulusan Teknik Informatika di Kominfo, Peluang Lolos Besar!
Luas wilayah kota Cilegon berdasarkan data BPS adalah 162 km persegi.
Itu tadi mengenai kota hasil pemekaran yang memiliki banyak objek vital negara setelah sebelumnya memisahkan dari Kabupaten Serang. ***
Â







