Follow FansPage
Berita Tren
Kamis, 3 September 2026
No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
No Result
View All Result
Berita Tren
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Pro-Kontra! Rekrutmen Lewat Marketplace, Mirip Barang Dagangan Warganet Tuding Mendikbudristek Degradasi Guru

by Kris Dwi Antara
Juni 5, 2023
in Nasional
0
0
SHARES
146
VIEWS

BERITA TREN – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim kembali melontarkan gagasan eksentrik. Ia akan merekrut guru menggunakan aplikasi marketplace.

Langkah Mendikbudristek akan memenuhi kebutuhan tenaga pendidik menggunakan aplikasi marketplace guru menjadi perhatian banyak pihak.

Pilihan diksi ‘marketplace’ pada sistem penerimaan tenaga pendidik gagasan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim disoroti karena dinilai sebagai tindakan degradasi guru.

Baca Juga: Apresiasikan Lokananta Sebagai Jantung Musik di Indonesia, Erick Tohir Revitalisasi Demi Seni dan UMKM Maju!

Banyak yang keberatan perekrutan dilakukan lewat pasar loka, guru kok dianggap barang dagangan? Gumam warganet.

Terobosan Nadiem menggunakan sistem marketplace terkait rekrutmen guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang akan diterapkan mulai 2024.

Gagasan tersebut sudah dibahas Kemendikbud- Ristek bersama Kementerian Keuangan, Kemendagri, dan Menpan RB, serta disampaikan dapat Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI.

Nadiem beralasan, adanya marketplace guru justru akan membantu mengatasi masalah guru honorer yang selama ini prosesnya tak bisa langsung, penerimaan mereka harus menunggu rekrutmen guru ASN terpusat.

Baca Juga: Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil Menengah Mandiri Indonesia (APMIKIMMDO) Provinsi Lampung Gelar Temu Pelaku UMKM

Salah satu partai politik yang akan turun berlaga dalam ajang suksesi Indonesia 2024, Partai Buruh menentang keras gagasan ini.

Partai yang mengklaim memiliki basis massa kaum buruh ini beranggapan bahwa Mendikbud terlalu menyederhanakan persoalan pendidikan khususnya masalah guru.

Guru dianggap barang yang bisa diperdagangkan dan ditawarkan layaknya barang dagangan. 

Penggunaan marketplace mendegradasi guru menjadi sekadar barang jualan. Layakkah guru menjadi komoditas dagangan?

Hal tersebut lantang disuarakan, Didi Suprijati, Ketua Bidang Guru Honorer dan Swasta, Tenaga Honorer serta ASN Exco Pusat Partai Buruh.

Baca Juga: Dorong UMKM Naik Kelas, Kemenkop UKM Gandeng Promedia Teknologi Indonesia Bangun Jaringan Megaportal PLUT-KUMK

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, sebagaimana dikutip BeritaTren.com dari akun Instagram @partaiburuh_ sejatinya mutu pendidikan itu ditentukan oleh guru.

Bila cara memperlakukan guru layaknya barang dagangan lalu jaminan apa yang akan diambil untuk menuju pendidikan yang bermutu? Didi Suprijadi mengingatkan, hingga saat ini, kesejahteraan guru honorer selalu terabaikan.

Dosen Universitas Syarif Hidayatullah Jakarta ini bukan orang asing di lingkaran organisasi Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI).

Dr. Didi Suprijadi, MM mengatakan, tujuan negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa melalui negara sejahtera atau welfare state. Partai Buruh berkepentingan untuk menuntut pendidikan sesuai dengan platform negara sejahtera.

Baca Juga: Terkait Pupuk, Sutikno Peneliti Budidaya Berbasis Mikroba dari Unila Surati Presiden Siap Dampingi Petani

Salah satu ciri negara sejahtera menurutnya adalah, adanya peran pemerintah yang dominan dalam persoalan bangsa termasuk pendidikan. Untuk itu Mendikbud Nadiem Makarim tidak boleh gegabah dalam mengurus Guru. 

Seperti disampaikan sebelumnya, Nadiem beralasan ini justru untuk memudahkan rekrutmen pendidikan, perlu dilakukan pemangkasan birokrasi. Itu ditawarkan sistem aplikasi marketplace.

Nadiem mengusulkan guru-guru honorer yang masuk dalam aplikasi sudah melalui kriteria yang ketat, semua guru atau calon guru yang sudah masuk ke dalam marketplace ini sudah berhak mengajar di sekolah-sekolah. 

Menurut keyakinannya, guru lebih fleksibel bisa memilih mendaftar dan di mana tempat mengajar, tidak lagi melalui mekanisme pusat.

Baca Juga: Demi Mendorong KUMKM Naik Kelas, Promedia Bangun Megaportal Sebagai Sarana Promosi

Di media sosial berseliweran tanggapan beragam dari netizen. Warganet banyak menyoroti sejumlah kebijakan Nadiem Makarim, programnya dianggap tidak bisa membedakan mana kebijakan Menteri Pendidikan, mana tindakan seorang pebisnis perusahaan, guru di-ojol-kan. 

Semua dibisniskan…hampir 10 tahun ini…yang menikmati oligarki kekuasaan dan rezim, tulis akun @adityaxxxxh

“Lagi overthinking skripsian, tambah ada berita guru marketplace tambah overthinking,” tulis warganet lainnya, yang mengaku sebagai mahasiswa jurusan pendidikan.

Bahkan ada yang mengusulkan, sebaiknya dibuat saja aplikasi khusus untuk DPR dan Menteri, sehingga netizen bisa memberi rating, bisa ngasih masukan mana DPR dan menteri yang berguna dan bisa diandalkan. ***

 

Tags: guruMarketplaceMendikbudristekNadiemRekrutmentenaga pendidik

Berita Terkait

Nasional

CAMS: Karhutla di Indonesia Meningkat dan Dipicu El Nino

by Ahmad Fauzi
September 1, 2026
Kondisi penanganan kebakaran hutan dan lahan yang meluas di kawasan Gunung Bromo
Nasional

Karhutla Bromo Capai 720 Ha, DPR Minta Evaluasi Total SOP

by Rizky Pratama
Agustus 10, 2026
Gedung Kementerian Agama Republik Indonesia tempat bertugasnya Ditjen Pesantren
Nasional

PMA 16/2026 Terbit, Struktur Ditjen Pesantren Resmi Terbentuk

by Ahmad Fauzi
Agustus 10, 2026
Misi evakuasi warga oleh prajurit Koops TNI Habema menggunakan helikopter Bell di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
Nasional

TNI Dikerahkan Gunakan 2 Helikopter Evakuasi Warga dari Ugimba Intan Jaya

by Kris Dwi Antara
Agustus 10, 2026
Petugas pemadam kebakaran melakukan evakuasi pekerja proyek yang tertimpa beton turap drainase di Jakarta Timur.
Nasional

Dua Pekerja Proyek Saluran Air di Jaktim Selamat Usai Tertimpa Beton Turap

by Ahmad Fauzi
Agustus 10, 2026
Next Post

Tidak Nyaman dengan Kulit Berminyak? Berikut Ini 6 Tips Kecantikan yang Perlu Diketahui untuk Kulit Berminyak

Leave Comment
  • 4 Khasiat Wirid Sirrullah, Dzatullah, Sifatullah, Wujudullah yang Bisa Kita Ketahui Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angka Keberuntungan Menurut Primbon Jawa Berdasarkan Hari Kelahiran, Cek DISINI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIMAK! Kunci Jawaban WOW Level 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 dan 50

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Biskuit 3D Teka-Teki MPLS atau MOS, Jika penasaran langsung aja deh cek disini..

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Nonton Isekai Meikyuu de Harem wo Episode 1 – 12 Sub Indo, Cek Disini Untuk Link Nonton Anime Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
Berita Tren

© 2026 Berita Tren

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Info Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren

© 2026 Berita Tren