BERITA TREN – Pada materi bahasa indonesia kelas 5 semester 1 kurikulum merdeka kali ini masih melanjutkan pembahasan pada bab “Aku Yang Unik”.
Sama seperti sub pembahasan sebelumnya yaitu rangkuman mengenai kata sifat, antonim dan anonim, di materi bahasa indonesia kelas 5 semester 1 kurikulum merdeka kali ini juga berupa ringkasan pembelajaran.
Adapun sub bahasan materi bahasa indonesia kelas 5 semester 1 kurikulum merdeka yang akan dibagikan adalah mengenai imbuhan pe-, kalimat majemuk setara dan penulisan teks deskripsi.
Imbuhan Pe-
Imbuhan adalah tambahan pada kata dasar yang diletakkan di awal, tengah, atau akhir kata. Imbuhan yang akan dibahas sekarang adalah dalam bentuk awalan pe-.
Salah satu makna yang terdapat pada imbuhan pe- adalah menyatakan kata sifat, contohnya adalah:
- pe- + lupa → pelupa
- pe- + maaf → pemaaf
- pe- + sabar → penyabar
Jika contoh kata sifat tersebut diterapkan dalam sebuah kalimat adalah:
- Aku berjanji akan menulis jadwal agar tidak lagi menjadi anak pelupa.
- Ibuku sangat penyabar selalu lembut menghadapi adik yang rewel.
Kalimat Majemuk Setara
Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang terdiri atas beberapa kalimat tunggal yang dapat dihubungkan.
Berdasarkan hubungannya kalimat majemuk setara dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu
Pertama, kalimat majemuk setara sejalan
Kalimat majemuk setara sejalan adalah gabungan kalimat tunggal yang menyatakan penjumlahan karena memiliki situasi yang sama. Dan umumnya menggunakan kata penghubung “dan”.
Contoh:
- Kalimat tunggal 1: Dida adalah anak yang pintar.
- Kalimat tunggal 2: Santi adalah anak yang pintar.
- Kalimat majemuk setara sejalan: Dida dan Santi adalah anak yang pintar.
Kedua, kalimat majemuk setara berlawanan
Kalimat majemuk setara berlawanan adalah gabungan kalimat tunggal yang menyatakan penjumlahan karena memiliki situasi yang tidak sama atau berlawanan.
Pada umumnya kalimat majemuk setara berlawanan menggunakan kata penghubung “tetapi”, “namun”, dan “sedangkan”.
Contoh:
- Kalimat tunggal 1: Dida menulis dengan pensil
- Kalimat tunggal 2: Santi menulis dengan pulpen
- Kalimat majemuk setara berlawanan: Dida menulis dengan pensil sedangkan Santi dengan pulpen.
Ketiga, kalimat majemuk setara sebab-akibat
Kalimat majemuk setara sebab akibat adalah gabungan kalimat tunggal yang menyatakan hubungan sebab dan akibat. Dan pada umumnya menggunakan kata penghubung “karena” dan “sehingga”.
Contoh:
- Kalimat tunggal 1: Dida menumpahkan makanan di atas meja.
- Kalimat tunggal 2: Dida membersihkan meja
Kalimat majemuk setara sebab akibat:
- Dida menumpahkan makanan di atas meja sehingga dia membersihkannya.
- Dida membersihkan meja karena dia menumpahkan makanan.
Baca Juga: Latihan Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 Semester 2 Tahun 2023 Untuk Persiapan Mengahadapi Ujian Akhir
Penulisan Teks Deskripsi
Teks deskripsi merupakan tulisan yang menggambarkan sesuatu atau keadaan sehingga orang yang membacanya dapat membayangkannya.
Contoh teks deskripsi:
Dida adalah teman sekolahku, usianya adalah 11 tahun. Dia memiliki tubuh yang tinggi dan langsing, kulitnya putih dan wajahnya cantik. Dia juga sangat ramah dan selalu tersenyum ketika bertemu dengan teman-teman yang lain.
Rangkuman materi bahasa Indonesia kelas 5 semester 1 kurikulum merdeka ini dapat menjadi referensi belajar siswa, dan pembahasan berikutnya adalah mengenai tema “Buku Jendela Dunia”.***







