Follow FansPage
Berita Tren
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
No Result
View All Result
Berita Tren
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Polresta Bandung Jaring Puluhan PSK di Eks Lokalisasi Bandung, Pj Walikota Ema Sumarna: Saritem Sudah Selesai

by Kris Dwi Antara
Mei 24, 2023
in Nasional
0
0
SHARES
144
VIEWS

 

BERITA TREN – Dari Jawa Barat dikabarkan bahwa Polrestabes Kota Bandung, baru-baru ini telah menjaring puluhan pekerja seks komersial (PSK) dari kawasan eks lokalisasi terkenal Saritem. Sementara pihak Pemkot Bandung menganggap masalah Saritem sudah selesai.

Hal itu dikatakan oleh Pelaksana Harian (Plh) Walikota Bandung, Ema Sumarna, menanggapi penindakan terhadap sejumlah PSK yang baru diamankan petugas Polrestabes Kota Bandung dari eks lokalisasi terkenal Saritem, dalam sebuah razia pada Kamis (18/05/2023) malam.

Alasan Ema Sumarna, dari dahulu masalah PSK eks lokalisasi Saritem Bandung sudah selesai.

Baca Juga: Panggilan Buat Job Seeker di Malang! IKA UM Gelar Social Career, Job Fair, dan TEP Festiva yang Langsung Kerja 

“Di mata kami, dari dahulu Saritem sudah selesai dan di sana kan ada transformasi perilaku juga semangat memperbaiki aspek moralitas,” kata Ema di Pendopo Kota Bandung, Selasa (23/05/2023).

Bicara kota berjuluk Paris Van Java, di tanah Pasundan ini, Bandung adalah kota yang menyimpan banyak cerita, termasuk cerita Saritem, sebuah lokalisasi yang melegenda.

Ini akan mengingatkan para hidung belang pada nama-nama senada yang juga ada di daerah lain, sebut diantaranya, kompleks Sunan Kuning di Semarang, Kawasan Megamendung Puncak Bogor, dulu ada Kramat Tunggak, Gang Dolly Surabaya , atau Panjang di Lampung.

Meski telah ditutup oleh Pemerintah Kota Bandung, namun nama Saritem masih melekat dengan ibukota Provinsi Jawa Barat ini. Konon sudah berdiri sejak pemerintahan Hindia Belanda di tahun 1838.

Baca Juga: Resmi Dibuka, Banyuwangi Episentrum akan Pamerkan 50 Lukisan ArtOs Nusantara di Gedung Tua Marina Boom

Sejak itu, Saritem yang ada di Kelurahan Kebonjeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung ini berkembang menjadi kawasan lampu merah, tempat lokasi terkenal, sebelum akhirnya ditutup pada 2007 silam.

Plh Walikota Bandung Ema Sumarna menyambut baik adanya penindakan tersebut. Ia mengatakan, jangan lagi ada kegiatan ‘seperti itu’. Namun ternyata, praktik prostitusi masih berlangsung secara diam-diam.

Dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Polrestabes Kota Bandung, di kawasan eks lokalisasi Saritem, Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil mengamankan 29 PSK dan dua orang muncikari bernama Dayat (41), dan Priyatno (32).

Kedua muncikari itu dijerat UU Nomor 21 Tahun 2007 yang mengatur tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan juga Pasal 209 KUHP dengan ancaman pidana diatas lima tahun.

Baca Juga: Haul Masyayikh Darul Ulum Panaragan Jaya, Teladani Mbah Moch Isa Anshori, Ulama Penyebar Islam di Way Abung

Mereka digelandang ke Polrestabes Bandung untuk menjalani pemeriksaan. Operasi ini digelar berdasarkan pengaduan masyarakat yang risih dengan aktivitas mereka.

Kontributor BeritaTren.com di Bandung membenarkan, tarif yang dipatok PSK di sana berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu. “Ini kelas pasaran yang berlaku di sini,” tuturnya.

“Razia Saritem tentu harus didukung. Penertiban harus dipatuhi, jangan ada lagi perilaku yang bertentangan dengan aspek hukum, agama dan negara,” kata Ema Sumarna, Selasa (23/05/2023).

Ema Sumarna menegaskan, Pemerintah Kota Bandung dan Polrestabes Bandung akan terus bersinergi, karena komitmen untuk tak ada lokalisasi lagi.

“Jangan ada kelompok yang ingin membangkitkan lagi Saritem. Saritem sudah selesai dan cukup dikenang,” pungkas Ema Sumarna.

Baca Juga: Heboh! Tiket Coldplay Ludes dalam Hitungan Menit, Pro Kontra Kian Meluas, Muncul Gagasan Konser Diperpanjang

Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono mengakui, bahwa aktivitas prostitusi di Saritem, Kota Bandung, sempat berhenti beberapa tahun, pasca ditutup.

“Selain kawasan Saritem, kami juga berencana melakukan penertiban di tempat lain yang ada di Kota Bandung,” kata Kombes Budi Sartono, Jumat (19/05/2023).

Prostitusi bukan fenomena baru di Indonesia, bahkan sudah
berkembang seiring peradaban manusia, ada di setiap ragam peradaban dunia.

Prostitusi juga dikenal sebagai profesi tertua. Dari catatan sejarah ditemukan, prostitusi sudah ada sejak ribuan tahun lalu sebelum Masehi.

Dalam buku Love of Sale: A World History of Prostitution yang ditulis oleh Nils Johan Ringdal, disebutkan bahwa di wilayah Mesopotamia yang terletak di antara sungai Tigris dan Eufrat, terdapat berbagai suku yang tinggal di daerah itu.

Bangsa Sumeria yang hidup di Mesopotamia antara 5.500 hingga 4.000 tahun Sebelum Masehi merupakan orang-orang pertama yang melegalkan profesi praktik prostitusi terbuka.

Baca Juga: Polri Terbitkan Larangan Anggota Lakukan Razia Kendaraan dan Lebih Memilih Optimalkan Tilang Elektronik (ETLE) 

Banyak yang khawatir, penutupan lokalisasi justru akan membuat prostitusi berkembang sporadis, menyebar dan sembunyi-sembunyi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sekarang prostitusi online lebih berkembang seiring kemajuan IT. Transaksi Open BO (Open Booking Out) bisa dilakukan hanya melalui android, tak perlu datang ke lokalisasi. PSK bisa menjajakan diri melalui dunia maya.

Tren ini tak hanya didominasi kalangan selebritis papan atas tapi sudah menyasar generasi milenial hingga pelosok-pelosok desa.

Cara menangkalnya sekarang tinggal sikap warga setempat bagaimana, sayangnya sejumlah lokasi remang-remang berkedok panti pijat, spa, salon dan tempat karaoke justru tumbuh karena adanya backing oknum aparat penegak hukum. ***

 
Tags: BandungEma SumarnaLokalisasiPSKSaritem

Berita Terkait

Momen Prabowo Cium Bendera Merah Putih
Nasional

Momen Prabowo Cium Bendera Merah Putih, Paskibraka Pembawa Baki Terharu

by Rizky Pratama
Agustus 18, 2025
Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 18 Agustus 2025
Nasional

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 18 Agustus 2025 Ditiadakan, Ini Alasannya

by Rina Wijayanti
Agustus 18, 2025
Kumpulan 40 Link Twibbon HUT RI ke-80
Nasional

Kumpulan 40 Link Twibbon HUT RI ke-80 untuk 17 Agustus 2025, Gratis!

by Aditya Saputra
Agustus 17, 2025
Ucapan HUT ke-80 RI 2025
Nasional

Deretan Inspirasi Ucapan HUT ke-80 RI 2025, Penuh Makna dan Semangat

by Kris Dwi Antara
Agustus 17, 2025
Pemerintah Paparkan Metodologi Penghitungan Angka Kemiskinan Nasional
Nasional

Pemerintah Paparkan Metodologi Penghitungan Angka Kemiskinan Nasional

by Ahmad Fauzi
Juni 15, 2025
Next Post

Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 82, mengidentifikasi ciri-ciri bahasa yang mampu menarik perhatian..

Leave Comment
  • Link Nonton Isekai Meikyuu de Harem wo Episode 1 – 12 Sub Indo, Cek Disini Untuk Link Nonton Anime Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TERJAWAB SUDAH! Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 192, Menuliskan Ungkapan yang Lebih Santun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIMAK! Kunci Jawaban WOW Level 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 dan 50

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panduan Lengkap Perbedaan Barcode Solar Subsidi dan Industri Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kunci Jawaban PKN Kelas 8 Halaman 29, Membuat Tabel Bagan Hubungan Isi Proklamasi Kemerdekaan dan UUD 1945

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren
Berita Tren

© 2026 Berita Tren

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Info Karir
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Khazanah
  • Nasional
  • Ototekno
  • Pendidikan
  • Serba Serbi
  • Sport
  • Tren

© 2026 Berita Tren